FeaturesInfotainment

Perang Vietnam dalam Lagu

TANGGAL 30 April 1975 adalah akhir dari Perang Vietnam atau Perang Indocina Kedua. Sebuah peperangan yang berlangsung selama 19 tahun lebih, sejak 01 November 1955.

Dua kubu yang berperang adalah Vietnam Selatan (Republik Vietnam) melawan Vietnam Utara (Republik Demokratik Vietnam).

Vietnam Selatan (Republik Vietnam) didukung oleh Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru, Filipina, Taiwan dan Spanyol.

Sedangkan Vietnam Utara (Republik Demokratik Vietnam) didukung oleh Uni Soviet, Tiongkok, Korea Utara, Mongolia dan Kuba, yang berideologi komunis.

Perang Vietnam memang perang ideologi, yang merupakan bagian dari Perang Dingin antara Komunis dan SEATO (Southeast Asia Treaty Organisation).

SEATO adalah aliansi militer antarpemerintah untuk memblokir berkembangnya komunisme di Asia Tenggara.

Anggota SEATO terdiri dari Australia, Perancis, Selandia Baru, Thailand, Pakistan (termasuk  Bangladesh yang saat itu masih menjadi bagian dari Pakistan Timur), Filipina, Britania Raya, Amerika Serikat.

Aliansi antarpemerintah ini dikukuhkan melalui penandatanganan dokumen pada tanggal 8 September 1954 di Manila, Filipina. Usai Perang Vietnam, SEATO dibubarkan pada tanggal 30 Juni 1977.

Dari hiruk-pikuk Perang Vietnam ini, mencuat sesosok Jenderal Jenius bernama Vo Nguyen Giap, yang berhasil mengusir Prancis dan kemudian memaksa Amerika Serikat hengkang dari Vietnam.

Korban jiwa dari perang ini mencapai satu juta jiwa yang diderita pihak Vietnam Utara, dan sekitar 280 ribu jiwa dari pihak Vietnam Selatan.

Ratusan Lagu

Selain menghasilkan banyak korban jiwa, dari celah peperangan ini lahir ratusan lagu bertema Perang Vietnam, baik dalam bahasa Inggris maupun Vietnam.

Tercatat ada sekitar 451 lagu bertema Perang Vietnam. Sejumlah nama besar dalam dunia musik internasional dari berbagai genre, tergugah menggubah lagu dengan tema ini.

Misalnya, Billy Joel, Black Sabbath, Bob Dylan, Bobby Vinton, Bruce Springsteen, Cat Stevens, David Bowie, Deep Purple, Dionne Warwick, Dolly Parton, Elton John, Glen Campbell, Grand Funk Railroad, Iron Maiden, Jethro Tull, Jimmy Cliff, Joan Baez, John Denver, John Lennon, Johnny Cash, Lenny Kravitz, Neil Young, Pat Boone, Pink Floyd, R.E.M., Richard Marx, Rolling Stones, Simon & Garfunkel, Steely Dan, Stevie Wonder, Ten Years After, The Beatles, The Bellamy Brothers, The Doors, The Jackson 5, The Moody Blues, YES.

Cat Stevens menggubah lagu berjudul Peace Train, sedangkan Deep Purple menghasilkan Child in Time yang berdurasi sekitar 10 menit, diciptakan pada Juni 1970. Lagu Child in Time sangat populer di kalangan anak muda masa itu. Tak ketinggalan, The Jackson 5 menghasilkan Hallelujah Day.

Joan Baez menyumbang dengan dua lagu, yaitu Where Are You Now, My Son? dan Saigon Bride. Sedangkan Rolling Stones juga menyumbangkan dua lagu, yaitu Paint It Black dan Sympathy for the Devil.

Lagu Paint It Black yang ber-genre psychedelic rock ini pernah menjadi lagu tema serial TV berjudul Tour of Duty (1987–1990). Sedangkan lagu Sympathy for the Devil belakangan digolongkan sebagai salah satu lagu pemuja setan oleh kalangan tertentu.

Bob Dylan yang bernama asli Robert Allen Zimmerman, dan dikenal sebagai penulis lagu rakyat, menghasilkan sejumlah lagu yaitu All Along the Watchtower, Blowin’ in the Wind, Clean Cut Kid, Masters of War.

Sedangkan Bruce Springsteen yang bergenre rock, musik rakyat, heartland rock, americana ini, menghasilkan enam lagu. Masing-masing berjudul Born in the U.S.A., Brothers Under the Bridge, Galveston Bay, Shut Out the Lights, The Wall, Youngstown.

Kelompok musik legendaris The Beatles (dan John Lennon) menelurkan lima lagu berjudul Give Peace a Chance, Happy Xmas, Imagine, Revolution, Revolution 1.

Bagi masyarakat Indonesia, lagu Imagine yang muncul sejak 1971, tentu sangat populer.

Sebelum itu, sekitar tahun 1962, cakrawala musik nusantara juga pernah dihiasi oleh suara Bobby Vinton, dengan lagu berjudul Mr. Lonely. Ini bukan lagu cinta, tapi gambaran tentang seorang prajurit yang ditugaskan berperang jauh dari kampung halamannya dan tidak bisa berkomunikasi dengan orangtua maupun kerabatnya.

Lonely, I’m Mr. Lonely

I have nobody for my own

Now I am so lonely, I’m Mr. Lonely

Wish I had someone to call on the phone

 

Now I’m a soldier, a lonely soldier

Away from home through no wish of my own

That’s why I’m lonely, I’m Mr. Lonely

I wish that I could go back home

 

Letters, never a letter

I get no letters in the mail

I’ve been forgotten, yes, forgotten

Oh, how…

Bobby Vinton memang pernah bertugas di Angkatan Darat Amerika Serikat selama dua tahun. Lagu berjudul Mr. Lonely ini dirilis tepat ketika Perang Vietnam meningkat dan banyak prajurit Perang Vietnam mengalami situasi yang sama. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close