Kriminal

Perampok yang Menyaru Kiai Akhirnya Diringkus Polisi

GROBOGAN, SENAYANPOST.com – Aksi kriminal merampok dengan modus menyamar seorang kiai.berhasil diungkap petugas Satreskrim Polres Grobogan, Jawa Tengah.

Seorang pelaku, yaitu AS (38), warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur diringkus polisi sementara dua pelaku lainnya kabur dan masih dalam buruan polisi.

Kapolres Grobogan, AKBP Choiron El Atiq menjelaskan, dalam aksinya, ketiga pelaku yang menumpang mobil tersebut menyamar sebagai rombongan ustaz yang hendak berkunjung ke rumah saudara. Berbekal jubah putih serta surban, mereka kemudian memperdayai korbannya dengan berpura-pura menanyakan alamat tujuan.

“Setelah memastikan lokasi sepi, mereka kemudian menyasar seseorang yang mengenakan perhiasan. Dengan mengenakan pakaian layaknya kiai, mereka memanggil korbannya dengan dalih tanya alamat. Setelah masuk ke dalam mobil, korban dibekap kemudian dipaksa menyerahkan semua perhiasan dengan ancaman dibunuh,” kata Choiron, Senin (7/5/2018).

Menurut Choiron, terbongkarnya aksi perampokan itu setelah seorang korbannya, yakni Ngasiah (70), warga Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, melapor kepada aparat kepolisian.

Nenek renta yang berprofesi sebagai petani itu diturunkan paksa dari dalam mobil oleh ketiga pelaku usai dikuras habis perhiasaannya.

Sebelumnya korban yang tengah menjemur padi di halaman depan rumahnya dipanggil oleh para pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat tujuan.

Karena berpakaian layaknya kiai, korban yang tidak menaruh kecurigaan pun berupaya menghampiri.

“Setelah mendekat, korban dipaksa masuk dan dibekap. Kalung emas dan anting dirampas. Korban diancam akan ditusuk dengan gunting jika melawan. Setelah belasan kilometer, korban kemudian diturunkan paksa di pinggir jalan,” sambung Choiron.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Maryoto menambahkan, laporan korban yang datang dengan diantar warga itu langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Kepolisian kemudian berupaya menghadang para pelaku yang kabur mengendarai mobilnya ke arah timur.

“Setelah kami kejar, mobil pelaku ditinggalkan begitu saja di gang buntu di wilayah Wirosari. Seorang tertangkap dan dua lainnya buron. Kejadiannya kemarin. Entah sudah berapa kali kawanan perampok ini beraksi, baru kami dalami. Ini modus baru. Pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun,” pungkasnya.

 

KOMENTAR
Tags
Show More
Close