Kriminal

Penyelundupan 30.041 Gram Sabu Asal Malaysia ke Surabaya dalam Kotak Lampu Terbongkar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Herman, warga Babakan, Bandung, ditangkap dalam kasus penyelundupan 30.041 gram sabu dari Malaysia tujuan Surabaya. Sabu tersebut berjumlah 23 kemasan dan diselundupkan dalam kotak lampu. Pengungkapan penyelundupan ini merupakan pengembangan dari pengungkapan 10 kg sabu milik tersangka Sonny, yang ditangkap di Mall Taman Anggrek pada 29 Oktober 2018.

Wadir IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Siregar, mengatakan, sabu milik Sonny berasal dari Malaysia. Dikirim ke Indonesia dengan diselundupkan ke dalam lampu downlight sebanyak 8 koli. Empat bulan dari penangkapan Sonny, polisi mendapat informasi adanya pengiriman sabu dengan modus yang sama dari Malaysia oleh jaringan Herman Sutjiono alias Liang dan Bobi (DPO).

“Jaringan sindikat narkotika jenis sabu tersangka Herman Dan Bobi, melakukan penyelundupan dalam lampu downlight untuk mengelabuhi petugas,” kata Krisno Siregar kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).

Dari information tersebut, selanjutnya tanggal 24 Januari, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta untuk melakukan pemeriksaan.

Hasilnya, ditemukan paket lampu downlight sebanyak 22 koli dari Malaysia tujuan Surabaya. Saat dilakukan pemeriksaan melalui X-Ray, ditemukan adanya sabu dalam paket tersebut.

Polisi kemudian menangkap Herman, Kamis (31/1/2019). Dari hasil interogasi, Herman mengaku diperintah oleh Bobi yang kini masih buron.

Dalam aksinya, Herman diperintah Bobi untuk menjemput barang tersebut ke Jakarta. Tersangka dijanjikan akan diupah Rp 20 juta oleh Bobi.

Barang bukti yang diamankan 23 paket sabu seberat 30.041 gram, 22 koli paket berisi lampu downlight, 2 HP, 4 mobil, 2 koper dan1 kunci ruko.

Herman dijerat Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close