Media SosialPolri

Penyebar Video Rusuh Pilkada Sampang 2018 Bakal Diproses Hukum

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Tersebarnya kericuhan pilkada tahun 2018, yang disebar saat ini menimbulkan kericuhan. Dalam video itu ada ribuan warga mengepung kantor Komisi Pemilihan Umum Sampang, Madura. Dalam video berdurasi 2 menit menampilkan suasana tegang warga dengan polisi.

Video berdurasi 2 menit 8 detik itu menggambarkan kumpulan anggota Polri Pengendalian Massa (Dalmas) tengah berjaga-jaga di hadapan para Massa. Tak lama kemudian keributan terjadi. Suara seperti tembakan terdengar riuh, batu- batu terlihat berterbangan di tengah kumpulan Dalmas.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan bahwa peristiwa dalam video yang viral itu adalah kejadian saat Pilkada serentak 2018 lalu, tak berkaitan dengan Pemilu 2019.

“Ramai di medsos mengenai situasi KPU Sampang kacau dengan videonya, kami tegaskan itu kejadian Pilkada serentak 2018 yang diulangi dahulu, yang dimenangkan oleh bupati sekarang,” kata Kombes Pol Barung pada wartawan, Selasa (23/4/2019).

Soal video tersebut, polisi tengah menyelidiki dan melakukan penelusuran siapa penyebar video yang meresahkan itu.

“Sudah pasti (ditelusuri penyebarnya),”tegasnya.

Untuk itu kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh seolah-olah video itu terjadi hari atau pekan ini dan berkaitan dengan Pemilu 2019.

“Masyarakat jangan terpengaruh karena video yang beredar di media sosial itu tidak benar. Itu kejadian tahun lalu tidak ada kaitannya dengan Pemilu tahun ini,” tuturnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close