Lintas Daerah

Penyandang Disabilitas DIY Protes Penerimaan CPNS

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Dianggap melanggar UU No.8/2016, kalangan penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta memprotes pelaksanaan penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov DIY maupun di Pemkab/Pemkot se Daerah Istimewa Yogyakarta.

Komisioner Komisi Perlindungan dan Pemenuhan Hak Hak Penyandang Disabilitas DIY, Winarta, Kamis (11/10/2018) mengatakan, ada dua hal yang dilanggar dalam penerimaan CPNS di DIY ini khususnya terkait dengan penyandang disabilitas.

Menurut dia, dalam ketentuan perundangan yang berlaku, seharusnya pemerintah dalam membuka kesempatan kerja atau penerimaan CPNS ini mengalokasikan minimal dua persen.

“Namun rata-rata hanya satu persen lebih sedikit,” katanya.

Dikatakan kuota untuk penyandang disabilitas pada penerimaan CPNS di Gunungkidul hanya 0,83 persen. Dari 484 formasi, hanya empat formasi saja yang dapat dimasuki penyandang disabilitas. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, secara keselurunan dinuka 3.182 formasi dan yang tersedia untuk penyandang disabilitas hanya 35 formasi atau sekitar 1,11 persen.

Secara rinci, Winarta menambahkan, untuk penerimaan yang dilakukan Pemprov DIY sebanyak 766 formasi, yang tersedia untuk penyandang disabilitas hanya 8 formasi atau 1,04 persen, sedangkan Kabupaten Sleman dari 628 formasi, yang tersedia bagi penyandang disabilitas hanya tujuh formasi (1,12 persen), Kota Yogyakarta dari 356 formasi yang tersedia, yang disediakan untuk penyandang disabilitas sebanyak 6 formasi atau 1,69 persen.

“Bantul dari 565 formasi, yang dibuka untuk penyandang disabilitas sebanyak enam formasi (1,06 persen), Kulonprogo dari 383 formasi yang disediakan untukl penyandang disabilitas sebanyak empat formasi (1,04 persen). (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close