Lintas Daerah

Penumpang Libur Nataru di Jatim Diprediksi 4 Juta Orang

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Mendekati akhir tahun 2019, Dinas Perhubungan Jawa Timur memprediksi jumlah penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 mencapai 3-4 juta orang. Meningkat 5 persen dari sebelumnya.

Kepala Dishub Jawa Timur Fattah Jasin mengatakan, penyebaran penumpang akan terjadi di seluruh moda transportasi yang ada baik bus, kereta api, kapal laut, serta di enam bandara di Jawa Timur.

Kementerian Perhubungan RI, kata Fattah, sudah menginstruksikan kepada semua jajaran dinas perhubungan dan instansi terkait untuk melakukan antisipasi lonjakan penumpang pada Nataru 2020.

“Kemenhub memang sudah meminta kami untuk mempersiapkan antisipasi terhadap kurang lebih 5-10 persen target penambahan penumpang,” katanya, Jumat (13/12/2019).

Dari empat moda transportasi yang ada, Dishub Jatim memprediksi, bus dan kereta api tetap yang paling favorit. Kapal laut dan pesawat, prediksinya, tidak sebanyak penumpang dua moda transportasi di atas.

Fattah Jasin mengatakan, dia bahkan memperkirakan penumpang pesawat akan mengalami penurunan okupansi. Meski demikian, Dishub sudah meminta maskapai mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Maskapai akan tetap menyediakan extra-flight untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Libur Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Mengenai itu pembatasan larangan angkutan barang pada libur Nataru, Fattah bilang, Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) yang secara spesifik mengatur itu belum keluar.

“Tetapi informasinya, pembatasan sudah dimulai 20 Desember. Mulai pukul 00.00 WIB sampai 21 Desember tengah malam. Periode kedua mulai 30 Desember pukul 00.00 WIB sampai 31 Desember,” katanya.

Pembatasan ini diterapkan di sejumlah ruas jalan nasional. Antara lain Mojokerto-Madiun, Probolinggo-Banyuwangi, juga Pandaan-Malang. “Kecuali untuk truk ekspor-impor, sembako, ternak, dan air dalam kemasan,” terangnya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close