Metropolitan

Pengamat: Jakarta Harus Serahkan Kebijakan ERP ke BPTJ

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kebijakan Electronic Road Pricing (ERP) seharusnya bukan hanya diterapkan di Jakarta tetapi agar lebih efektif agar dapat diperluas dalam lingkup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

“ERP seharusnya diserahkan dari pemda Jakarta ke Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ),” kata Pengamat transportasi, Darmaningtyas, di Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Dengan perluasan tersebut, lanjutnya, maka kebijakan untuk mengurai kemacetan juga akan lebih menyeluruh karena banyak warga yang komuter setiap harinya.

Selain ERP, tambahnya, solusi lainnya yang efektif dalam rangka mengurangi kemacetan di wilayah Jakarta dan sekitarnya adalah dengan memindahkan ibukota.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi V DPR Sigit Sosiantomo mengingatkan kepada pemerintah agar dapat benar-benar mengantisipasi kemacetan yang terjadi pada hari Natal dan Tahun Baru 2019, untuk itu persiapannya harus dilakukan dengan teliti dan tepat.

“Persiapkan penyelenggaraan mudik Natal dan tahun baru 2019 secara komprehensif, khususnya antisipasi kemacetan,” kata Sigit Sosiantomo.

Menurut politisi PKS itu, minat pemudik dengan kendaraan pribadi diperkirakan bakal semakin meningkat dengan beroperasinya tol Jakarta-Surabaya akhir tahun ini.

Hal itu, menurut Sigit, akan memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan, khususnya tol Jakarta-Cikampek.

“Saat ini ruas tol Jakarta-Cikampek sedang ada pembangunan empat proyek yang saling beririsan. Ini menyebabkan terpakainya beberapa jalur jalan untuk pekerjaan proyek dan diprediksi akan menjadi bottle neck kemacetan,” ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa saat volume kendaraan masih normal, kemacetan di ruas tol Jakarta-Cikampek dinilai sudah luar biasa, apalagi pada saat periode liburan Natal dan Tahun Baru, terlebih ruas tol Jakarta-Surabaya sudah terhubung. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close