Tak Berkategori

Pengakuan Istri Pembunuh Hakim Jamaluddin: Selalu Khianati, Ingin Cerai

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Zuraida Hanum (41), dalang pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin, akhirnya menuturkan soal motifnya membunuh suaminya.

Saat itu dia sedang mengikuti rekonstruksi pembunuhan yang digelar di Warung Everyday, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (13/1).

Zuraida dalam rekonstruksi itu mencurahkan isi hatinya (curhat) kepada Jefri Pratama (42), selingkuhannya yang juga menjadi eksekutor pembunuhan hakim Jamaluddin. Rekonstruksi pertama digelar di Warung Everyday, Ring Road Citywalk Medan.

Di warung itu, Zuraida bertemu dengan Jefri Pertama pada 25 November 2019. Mereka kemudian mulai merencanakan pembunuhan. Sebelum membicarakan soal pembunuhan, Zuraida curhat ke Jefri mengenai rumah tangganya yang kian tak harmonis.

“Suami saya terus menerus berselingkuh dengan perempuan-perempuan lain. Dia selalu mengkhianati saya,” ujar Zuraida, saat rekonstruksi di Warung Everyday.

“Saya lagi hamil pun dia bawa perempuan ke rumah. Saya sudah mengadu ke keluarganya dan mengadu ke kakak kandungnya, adik kandungnya, tapi mereka tak berdaya apa-apa,” lanjutnya.

Zuraida bahkan mengaku sudah minta cerai. Namun, Jamaluddin pada saat itu tak mengizinkannya karena malu.

“Saya coba minta cerai, katanya, ‘Jangan coba-coba minta cerai dengan saya, karena perceraian kedua, saya akan malu karena saya seorang hakim,’,” ujar Zuraida menirukan ucapan Jamaluddin pada saat itu.

Zuraida merasa karena tak bisa cerai itu, hatinya tersakiti dan kemudian merencanakan pembunuhan terhadap suaminya.

Polisi sudah memastikan istri hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum (41), sebagai otak pembunuhan suaminya. Zuraida dibantu oleh 2 orang eksekutor yakni Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29) untuk mengeksekusi pembunuhan suaminya.

Zuraida telah merencanakan pembunuhan tersebut bersama selingkuhannya, Jefri, sejak 25 November 2019. Jauh sebelum bertemu Jefri, yakni pada Maret 2019, Zuraida juga pernah berencana membunuh Jamaluddin, namun tak menemukan eksekutor.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close