Pengadilan Lepas Paspor Najib Razak, Diizinkan ke Singapura Dampingi Putrinya Melahirkan

Pengadilan Lepas Paspor Najib Razak, Diizinkan ke Singapura Dampingi Putrinya Melahirkan
Najib Razak (Foto/AFP)

KUALA LUMPUR, SENAYANPOST.com - Perdana Menteri Najib Razak bisa bernafas lega karena permohonannya untuk bepergian ke Singapura dikabulkan oleh pengadilan. 

Terdakwa kasus megakorupsi dana 1MDB senilai puluhan triliun rupiah itu bisa memperoleh paspor untuk pergi ke Singapura, menjenguk putrinya yang akan melahirkan.

Dilansir iNews, pengadilan mengizinkan Najib mengambil paspornya dari 20 Oktober hingga 22 November sehingga bisa mendampingi putrinya yang diperkirakan akan melahirkan bulan depan.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari pengacara Najib.

Pengadilan pekan lalu juga mengabulkan permintaan serupa dari istri Najib, Rosmah Mansor, yang juga menghadapi dakwaan korupsi.

Najib dijatuhi hukuman 12 tahun penjara pada Juli 2020 atas tuduhan korupsi dan pencucian uang. Dia membantah melakukan kesalahan. Saat ini dia bisa bebas dengan membayar jaminan sambil menunggu sidang banding. Beberapa dakwaan korupsi lainnya juga akan disidangkan dalam waktu mendatang.

Najib tersingkir pada 2018 dari jabatan perdana menteri di tengah kemarahan publik atas tuduhan penyalahgunaan dana 4,5 miliar dolar. Mereka lalu menghadapo puluhan tuduhan korupsi diserta larangan perjalanan ke luar negeri.

Dalam satu kesempatan Najib mengatakan tuduhan terhadapnya bermotif politik dan informasi soal dana tersebut dikirim ke rekening pribadinya sesat.

Bukan hanya di Malaysia, setidaknya enam negara termasuk Singapura juga membuka penyelidikan kriminal kasus penyalahgunaan 1MDB.