Lintas DaerahPajak

Penerimaan Pajak di Kanwil DJP DIY Mencapai 85,88 Persen

YOGYAYAKARTA, SENAYANPOST.com – Hingga mendekati akhir 2018 ini, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta terus berusaha meningkatkan pencapaian target penerimaan pajak 2018. Hingga Kamis (27/12/2018), tercatat penerimaan telah mencapai Rp4.709.415 juta atau 85,88 persen dari target sebesar Rp5.483.973 juta.

Kepala Kanwil DJP DIY, Dionysius Lucas Hendrawan melalui rilis yang disampaikan Kabid P2 Humas Sanityas Juki Prawatyani, Jumat (28/12/2018) menyatakan, penerimaan pajak di DIY ini, jika dirinci sesuai dengan pajak, meliputi PPh NonMigas sebesar Rp2.784.301 juta, PPN dan PPnBM sebesar Rp1.800.987 juta dan pajak lainnya sebesar Rp76.467 juta.

Dikatakan, penerimaan pajak di DIY ini tersebar melalui lima KPP Pratama, yakni KPP Pratama Yogyakarta dengan capaian 84,76 persen, KPP Pratama Sleman dengan capaian 86.73 persen, KPP Pratama Wates dengan capaian penerimaan 83,40 persen, KPP Pratama Bantul dengan capaian 89,72 persen dan KPP Pratama Wonosari dengan capaian 76,20 persen.

Disebutkan, ada empat sektor unggulan sebagai penyumbang penerimaan terbesar di wilayah Kanwil DJP DIY yaitu perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan kendaraan bermotor sebesar Rp 1.110.799 juta (19,9 persen) dengan pertumbuhan sebesar 34,71 persen, administrasi pemerintahan dan jaminan sosial sebesar Rp 624.877 juta (14,9 persen) dengan pertumbuhan sebesar 0,86 persen, jasa keuangan dan asuransi sebesar Rp 629.959 juta (14,6 persen) dengan pertumbuhan sebesar 4,01 persen, jasa konstruksi sebesar Rp 454.839 juta (11,4 persen) dengan pertumbuhan sebesar -4,17 dan industri pengolahan sebesar Rp 544.760 juta (11,2 persen) dengan pertumbuhan sebesar 16,77 persen.

“Menjelang akhir tahun, belanja modal dan belanja barang yang pembayarannya dilakukan melalui bendahara pemerintah diharapkan dapat diselesaikan segera. Untuk menghindari sanksi perpajakan maka pemotongan dan pemungutan pajak atas transaksi tersebut dapat segera disetorkan ke kas negara,” ujarnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close