Politik

Penambahan Unsur Pimpinan di DPRD Jawa Barat Dinilai Tidak Efektif

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Pengamat politik Universitas Parahiyangan Asep Warlan menilai penambahan kursi unsur pimpinan di DPRD Provinsi Jawa Barat tidak di efesien.

Asep menjelaskan, jika menggunakan pendekatan perwakilan semua fraksi di DPR harus duduk di kursi MPR, maka bisa dianggap penting penambahan kursi pimpinan tersebut.

Seperti halnya, pengesahan yang sudah dilakukan oleh Mendagri soal revisi Undang-Undang MD3 mengenai kursi pimpinan MPR ditambah menjadi 10 kursi, dengan komposisi 1 ketua dan 9 wakil ketua, dengan alasan perwakilan semua fraksi di DPR.

Namun menurut Asep, berbeda dengan kursi pimpinan di DPRD Provinsi, pasalnya dengan komposisi 1 ketua dan empat wakil ketua sudah cukup mewakili semua fraksi yang ada di DPRD Jabar saat ini, dengan perhitungan lima partai peraih suara tertinggi yang mendapatkan kursi pimpinan dewan.

“Jadi Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 itu, lebih kepada jumlah anggota, dan tidak otomatis jika anggota dewan bertambah maka tidak otomatis jumlah pimpinan juga bertambah,” kata Asep, di. Bandung, Rabu (18/9/2019).

Namun, lanjutnya, jika penambahan itu dengan pendekatannya semua fraksi harus diwakili, saya kira tidak perlu untuk semua fraksi harus ada perwakilan di pimpinan dewan.

Selanjutnya kata Asep, jika menggunakan pendekatan efisensi, tentunya penambahan pimpinan baru di dewan tidak efektif.

Misalnya, dari segi anggaran akan bertambah, karena tunjangan dan fasilitas pimpinan dewan berbeda dengan anggota lainnya. Maka dengan ditambahnya pimpinan baru dirasa tidak efektif.

“Lebih efektif lima, semua fraksi terwakili. Kalau ditambah akan menjadi tidak efisien, karena ada anggaran yang harus ditambah, yakni tunjangan dan fasilitas. Jadi hemat saya lima saja sudah cukup,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam paripurna pengumuman calon unsur pimpinan DPRD provinsi Jawa Barat, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat telah mengajukan nama calon unsur pimpinan dengan jumlah enam kursi yang sebelumnya lima kursi. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close