Nasional

Pemulangan Anak-anak Eks Simpatisan ISIS, Diaz Hendropriyono: Harus Seleksi Super Ketat

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menanggapi wacana pemulangan anak-anak eks simpatisan ISIS, Ketua Umum PKPI yang juga Staf Khusus Presiden menghimbau masyarakat untuk turut mempersiapkan diri menerima kepulangan anak-anak tersebut.

“Pemerintah pusat sedang melakukan pendataan, identifikasi, serta program untuk reintegrasi ke tengah masyarakat. Selanjutnya, ketika anak-anak tersebut sudah pulang, peran pemerintah daerah serta masyarakat juga sangat dibutuhkan,” kata Diaz Hendropriyono, di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Pemerintahan pusat telah memutuskan untuk tidak memulangkan eks WNI simpatisan ISIS. Namun, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memastikan pemerintah telah menyiapkan segala keperluan untuk memulangkan anak-anak WNI eks simpatisan ISIS di bawah usia 10 tahun yang saat ini berada di kamp pengungsian, Selasa (25/2).

Terkait kriteria siapa saja yang akan dipulangkan, pemerintah masih mengkaji lebih dalam. Anak-anak di usia tersebut masih berpotensi untuk dibentuk dan diberi pendidikan serta pembinaan sesuai dengan kondisi masyarakat.

“Tindak lanjut terhadap anak-anak eks simpatisan ISIS inilah yang menjadi problem selanjutnya ketika mereka tiba di Tanah Air. Maka dari itu, sebagai bentuk dukungan terhadap keputusan Presiden, kita terus menghimbau kepada pihak-pihak terkait untuk mempersiapkan upaya pemulihan,” katanya.

Diaz menyadari bahwa anak-anak tersebut pernah tinggal bersama kelompok teroris yang memilik ideologi yang berbeda dengan masyarakat Indonesia.

Sebagian dari mereka kemungkinan pernah menyaksikan peristiwa-peristiwa yang tidak diinginkan termasuk pembunuhan, sehingga sudah tertanam rasa dendam sejak dini terhadap kelompok tertentu.

Oleh karena itu Diaz berharap pemerintah benar-benar mempunyai kriteria yang ketat dalam menyeleksi dan mengidentifikasi anak-anak tersebut sebelum memulangkan mereka. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close