Nasional

Pemudik Lebaran Belum Bisa Gunakan Tol Layang Jakarta-Cikampek

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II belum bisa difungsikan saat mudik tahun ini.

Karena perkembangan pembangunan tol bernilai investasi Rp13,5 triliun tersebut baru berjalan sekitar 70 persen.

“Memaksakan operasional Tol Layang Japek II saat pembangunan belum usai, masih terlalu berisiko. Apalagi, jika jalan dilewati saat hujan turun,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sabtu (23/3/2019).

Menurutnya, memang pembangunan jalan belum terlalu kuat.

“Kalau hujan terus lewat situ kan seram ya, jadi ya mending keselamatan yang diutamakan. Saya tidak terlalu ngotot,” ungkap Basuki.

Ia mengatakan agar pembangunan tersebut tidak menimbulkan kemacetan saat musim mudik, pengerjaan proyek akan diberhentikan terlebih dahulu.

Ia menyarankan kontraktor bisa memanfaatkan momentum libur ini untuk membersihkan bagian bawah tol layang.

“Jadi lebih baik saat lebaran itu dirapikan, dibersihkan pada bagian bawahnya,” jelas Basuki.

Pemerintah sebenarnya menargetkan pembangunan Tol Layang Japek II rampung pada sekitar Juni atau Juli tahun ini. Target itu mundur dari semula yang diperkirakan selesai Maret 2019.

Proyek ini adalah bentuk kerja sama operasi (KSO) antara PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk yang menandatangani kontrak dengan PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC), selaku anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang menjadi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Waskita Karya merupakan pemegang saham mayoritas, yakni 51 persen dalam KSO ini. Sementara, Acset Indonusa menggenggam 49 persen saham di proyek ini. Nilai kontraknya sendiri sebesar Rp13,5 triliun. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close