Lintas DaerahTeknologi

Pemprov Jatim Bangun Big Data Berbasis NIK

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Pemprov Jatim berencana untuk membangun big data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdapat dalam e-KTP penduduk Jatim. Melalui data tersebut pemerintah bisa memantau informasi kependudukan secara lintas sektoral dan terintegrasi, baik informasi kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, dan lainnya.

Rencana tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat membagi strategi dalam Peringatan Hari Malaria se-dunia Tahun 2019 dengan tema “Bebas Malaria Prestasi Bangsa”, Zero Malaria Starts With Me, Senin (13/5/2019).

Menurut Wagub Emil, big data tersebut akan membantu pelaksanaan surveilans malaria. Adapun surveilans malaria adalah kegiatan yang kontinyu, teratur, dan sistematis dalam pengumpulan, pengolahan, analisis dan interprestasi data malaria. Selain itu, cara tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan informasi yang akurat dan dapat disebarluaskan,

“Informasi tersebut bisa digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan tindakan penanggulangan secara cepat dan tepat sesuai dengan kondisi setempat,” terang Wagub Emil yang dalam kesempatan ini didampingi oleh istri, Arumi Bachsin, yang juga merupakan Ketua TP PKK Prov. Jatim.

Wagub Emil menilai, surveilans malaria sangat penting, sebab banyak masyarakat Jatim yang bermigrasi ke luar Jawa untuk bekerja, baik secara temporer, maupun permanen. Namun disisi lain, para migran tersebut cukup sering kembali lagi ke daerah asalnya, karena keluarga besarnya tetap tinggal di Jatim.

“Artinya, pergerakan penduduk ke luar pulau cukup signifikan, karena itu, surveilans sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan para migran tersebut,” ujarnya sembari menambahkan, surveilans malaria bisa sukses dengan melibatkan kerjasama lintas sektor, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pariwisata, serta keterlibatan Babinsa, dan Babinkamtibmas. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close