Metropolitan

Pemprov DKI: SIKM Jakarta Diterapkan Hingga Status Darurat Corona Dicabut

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo menegaskan, pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta akan diterapkan hingga penetapan wabah virus corona dinyatakan selesai.

Informasi ini sekaligus mengklarifikasi kabar bahwa pemeriksaan SIKM untuk masuk ke wilayah Jabodetabek berakhir pada 7 Juni 2020.

Syafrin Liputo menegaskan, warga dengan kriteria tertentu masih wajib mengantongi SIKM.

Setelah tanggal 7 Juni, pemeriksaan SIKM akan tetap dilakukan dengan lokasi pemeriksaan yang ditarik mundur, yaitu di perbatasan wilayah administrasi Jakarta dengan kawasan Bodetabek.

“Setelah 7 Juni, pengecekan kami tarik mundur, yaitu dilakukan di perbatasan wilayah administrasi Jakarta dengan Bodetabek,” kata Syafrin lewat keterangan persnya, Jumat (29/5).

“Sehingga SIKM masih wajib dimiliki. Ketentuan kepemilikan SIKM merujuk pada pasal 7 Pergub Nomor 47 Tahun 2020,” lanjut dia.

Syafrin mengatakan, SIKM diperuntukkan hanya bagi 11 sektor yang dikecualikan selama masa PSBB. Sehingga, untuk masyarakat di luar 11 sektor tersebut dilarang keluar/masuk Jakarta.

Sebelas sektor itu antara lain sektor kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri, pelayanan dasar, dan kebutuhan sehari-hari. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close