Teknologi

Pemprov DIY Belum Serius Garap Big Data

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Meski telah menetapkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai smart province tetapi sejauh ini belum ada langkah serius untuk menggarap big data.

Pakar Teknologi Informatika Program Magister Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, Sri Khaerawati Nur, di Yogyakarta, Selasa (3/9/2019) menjelaskan, data yang ada di lingkungan Pemprov DIY masih tersebar di berbagai instansi lingkungannya tanpa ada integrasi yang memadai.

“Masih belum terkoneksi dengan baik,” katanya.

Dari sisi penganggaran, ujarnya, juga masih belum terlihat adanya penganggaran yang memadai untuk penanganan big data.

Ia menegaskan, konsep Jogja Smart Province (JSP) yang sedang dikembangkan ini, seharusnya juga mengembangkan big data.

“Pemanfaatan big data dan peningkatan kapasitas teknologi merupakan hal yang penting dalam mewujudkan konsep smart province. Pemerintah dengan manajemen dan dukungan pengelolaan yang smart akan dapat mencapai tujuan peningkatan pelayanan yang diinginkan,” kata Sri Khaerawati.

Untuk itu, kata Era, dibutuhkan evaluasi secara bertahap untuk mengetahui sejauh mana kondisi masyarakat, dukungan dan langkah ataupun program pemerintahan dalam mengadopsi konsep smart province. Pengukuran dilakukan dari dua sisi. Pertama, kesiapan penggunaan big data dengan menggunakan The Data Warehousing Institute (TDWI) Big Data Maturity Model Guide.

Kedua, kesiapan pemerintah dalam mengadopsi konsep JSP dengan menggunakan Smart City Readiness Framework. “Kedua pengukuran ini digabungkan untuk mendapatkan tingkatan kesiapan big data untuk smart province,” jelasnya. (WS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close