Internasional

Pemilik Chelsea Terancam Tak Bisa Masuk Inggris

JAKARTA, SENAYANPOST.com ‐ Roman Abramovich, pemilik Chelsea terancam dilarang masuk wilayah Inggris lantaran tidak mendapat perpanjangan visa. Pasalnya, pihak berwenang di Inggris belum mengeluarkan visa baru kepada Abramovich.

Dikutip dari The Guardian berdasarkan sumber dari orang terdekat Abramovich dan juga media Rusia, sampai dengan saat ini belum jelas kapan pengusaha asal Rusia itu mendapat perpanjangan visa.

Menurut Sunday Times, selama ini Abramovich bisa masuk ke Inggris karena memiliki visa wirausaha (entrepreneurial).

Sementara, Daily Star menulis Abramovich menggunakan visa investor setelah membeli Chelsea pada 2003 seharga £10 miliar sekitar Rp190,4 triliun.

Visa investor itu baru dikeluarkan untuk mereka yang berasal dari luar Uni Eropa dan berinvestasi di Inggris dengan nilai lebih dari £2 juta.

Tanpa perpanjangan visa itu, Abramovich pun harus absen ketika Chelsea menjadi juara Piala FA dengan mengalahkan Manchester United di Stadion Wembley, Sabtu (19/5).

Orang dekat Abramovich membantah bahwa perpanjangan visa Abramovich ditolak.

Sumber itu menyebutkan proses perpanjangan tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya. Namun, tidak diketahui apa yang menjadi alasan proses itu lebih lama.

Sementara, seorang perwakilan Abramovich menolak mengomentari masalah ini karena menilainya sebagai persoalan pribadi.

Penundaan pembaruan visa ini pertama kali dilaporkan kantor berita Rusia, Bell, yang menulis pada Minggu (20/5), bahwa visa Abramovich telah habis masa berlakunya sejak tiga minggu lalu.

Karena faktor itu juga Boeing 767 yang biasa digunakan Abramovich berpergian terakhir kali melakukan perjalanan ke London pada 1 April.

Beberapa sumber berita mencoba mengaitkan penundaan visa Abramovich ini dengan ketegangan antara Inggris dan Rusia.

Ketegangan itu muncul karena keracunannya mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal dan anaknya, Yulia, di Salisbury, Maret lalu.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close