Nasional

Pemerintah Percepat Pemberian Santunan Korban KM Sinar Bangun

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pemberian santunan kepada seluruh korban Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara akan dipercepat. Santunan akan diberikan kepada korban selamat maupun meninggal dunia, serta korban yang masih dinyatakan hilang.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, pemberian santunan akan dipercepat untuk disalurkan kepada keluarga korban atau ahli waris.

“Saya datang ke sini mendapat pesan dari Menteri Perhubungan bahwa kita ingin percepatan memberikan santunan kepada korban,” kata Budi kepada wartawan di Sumatera Utara, Minggu (1/7).

Santunan yang diberikan pemerintah akan disalurkan melalui Jasa Raharja.

“Kita sudah koordinasi dengan Jasa Raharja dan lembaga terkait. Sudah didata dan diklarifikasi jumlahnya,” kata Budi.

Untuk menerima dana santunan, Kemenhub juga akan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengeluarkan surat keterangan. Sehingga, dana bantuan akan diterima dengan tepat sasaran, yang merupakan keluarga korban atau ahli waris.

Di sisi lain, Kemenhub akan terus melakukan penataan terhadap seluruh pengelolaan kapal motor penyeberangan di Danau Toba, melalui program Bulan Tertib Keselamatan Pelayaran di Danau Toba, Sumatera Utara. Hal itu, dilakukan agar insiden KM Sinar Bangun tidak terulang kembali di kemudian hari.

“Tujuan kami dalam kunjungan ini adalah mengubah mindset masyarakat tentang keselamatan penyeberangan,” ucapnya.

Budi mengatakan, sebagai program penataan kapal motor penyebrangan di Danau Toba, setiap kapal motor harus memiliki jaket pelampung, manifes, tidak melakukan pelayaran dengan kelebihan muatan dan mengikuti peraturan yang ada, termasuk kondisi cuaca.

“Jangan sampai kita pemerintah kalah dengan keadaan,” tegasnya.

Sampai saat ini, proses pencarian masih dilakukan Basarnas bersama tim gabungan. Pencarian baru mampu mengevakuasi 24 orang. Dimana, 21 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan 3 orang dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian, 164 orang masih dinyatakan hilang.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close