Hot Isu

Pemerintah Pastikan Tak Beri Ganti Rugi Sukanto Tanoto Untuk Lahan Ibu Kota Baru

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pemerintah memastikan tidak akan memberikan ganti rugi pada Konglomerat Sukanto Tanoto untuk penggunaan lahan konsesinya sebagai lokasi Ibu Kota Negara baru.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil memastikan negara berhak untuk mengambil kembali lahan konsesi milik taipan Sukanto Tanoto yang berada Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Tidak ada negosiasi, itu tanah negara,” kata Sofyan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kata Sofya, pemerintah bisa mengambil lahan tersebut tak perlu membayar apapun kepada Tanoto karena hanya berstatus Hutan Tanaman Industri.

Sofyan mengatakan keberadaan lahan Tanoto ini telah dibicarakan antar kementerian. Saat ini, pemerintah sedang menempuh proses legal untuk pengalihan kembali tanah tersebut ke negara. Menurut dia, tidak semua lahan akan dikembalikan ke negara. “Kalau pertama 4.000 hektare, ya 4.000 (hektare) supaya hutan tanaman di situ bisa dia (Tanoto) panen, tapi nanti jika semuanya diperlukan, akan diambil,” kata dia.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro bertemu dengan pejabat Group Asia Pacific Resources International Holdings Ltd (APRIL), bagian dari grup bisnis Tanoto. “Saya sudah bertemu dengan kelompok Sukanto Tanoto, mereka penguasa tanah di sana,” kata Bambang.

Untuk itu, Sofyan meminta semua pihak tidak berpikir bahwa perusahaan Tanoto akan diuntungkan dengan pemindahan ibu kota baru ini. Sebab, lahan Tanoto justru akan berkurang dan tidak ada kompensasi karena masih dikuasai negara. “Namanya konsesi begitu, kalau pemerintah butuh bisa diambil kembali,” kata dia.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close