Pemerintah Bakal Selesaikan 410 Kilometer Tol Baru Tahun Ini

Pemerintah Bakal Selesaikan 410 Kilometer Tol Baru Tahun Ini
Tol

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pembangunan jalan tol sebagai pengembangan konektivitas dan aksesibilitas antar-wilayah di Indonesia.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, ketersediaan ruas-ruas baru akan menghasilkan nilai investasi yang cukup besar, penciptaan lapangan kerja, maupun efisiensi biaya logistik di setiap daerah.

Target Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) rentang 2019-2024 adalah membangun 2.500 kilometer jalan tol baru. Dengan demikian, total panjang jalan tol operasional pada tahun 2024 mendatang lebih dari 4.500 kilometer dengan transaksi harian diprediksi mencapai 7 juta kendaraan.

"Ini artinya, Indonesia bakal masuk dalam lima besar negara berkembang yang memiliki jalan bebas hambatan terpanjang," ujar Danang saat konferensi virtual.

Khusus tahun 2021, BPJT menargetkan dapat menyelesaikan dan mengoperasikan 17 jalan tol yang membentang 410 kilometer dengan panjang lajur jalan tol 1.842 kilometer.

"Tahun ini terdapat 17 jalan tol yang akan selesai konstruksinya dan dapat segera dioperasikan," kata Danang.

Sehingga, total panjang jalan tol terbangun hingga akhir 2021 nanti menjadi 2.756 kilometer dengan total panjang lajur panjang tol 12.491 kilometer.

Berikut rincian 410 kilometer tol baru yang tuntas pekerjaannya tahun ini:

Jalan Tol Jabodetabek sepanjang 101,6 kilometer:

Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 (Cibitung-Telaga Asih) 2,6 kilometer, dan Seksi 2-4 (Telaga Asih-Cilincing) 32,1 kilometer
Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2 (Jatikarya-Cibitung) 23 kilometer
Tol Serpong-Cinere Seksi 1 (Serpong Interchange-Pamulang Interchange) 6,5 kilometer
Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (JORR II) 14,2 kilometer
Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 1A (Koneksi Toll to Toll Wiyoto Wiyono) 3,5 kilometer dan Seksi 2A (Jaka Sampurna–Jl Hasibuan) 4,9 kilometer
6 Ruas Tol DKI Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang 9,3 kilometer
Serpong-Balaraja Seksi 1A (Bagian dari Seksi 1 BSD-Legok) 5,5 kilometer
Jalan Tol Non-Trans sepanjang 115,8 kilometer:

Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi 1 Phase III (Cileunyi-Ranca Kalong) 10,6 kilometer, Seksi 2 Phase I + II (Ranca Kalong-Ciherang) 17,1 kilometer, dan Seksi 3 (Sumedang-Cimalaka) 4,1 kilometer
Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 (Cigombong-Cibadak) 38 kilometer
Tol Serang-Panimbang Seksi 1 (Serang-Rangkasbitung) 26,5 kilometer
Tol Balikpapan-Samarinda Seksi 1 & 5 Seksi 1 (KM 13-Samboja) 22 kilometer, dan Seksi 5 (KM 13-Sepinggan) 11,1 kilometer
Tol Manado-Bitung Seksi 2B (Danowudu-Bitung) 12,7 kilometer
Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang 192,4 kilometer:

Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2 (Seulimeum-Jantho) 6,3 kilometer, Seksi 3 (Jantho-Indrapuri) 16 kilometer, Seksi 5-6 (Blang Bintang-Baitussalam) 12,5 kilometer
Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kuala Tanjung-Pematang Siantar) 96,5 kilometer
Tol Padang-Pekanbaru Pekanbaru-Bangkinang 40 kilometer
Tol Medan-Binjai Seksi 1A (Jl Veteran-Tanjung Mulia) 3,5 kilometer
Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Bengkulu-Taba Penanjung 17,6 kilometer