Nasional

Pemecatan Tidak Hormat Anggota KPAI, Pegiat Perempuan: Keputusan Berat Sebelah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pegiat perempuan Adriana Venny menilai Dewan Etik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam menilai permasalahan pernyataannya yang kontroversial tentang perempuan dapat hamil bila berenang bersama laki-laki yang disampaikan anggota KPAI Sitty Hikmawatty berat sebelah.

Adriana Venny menilai, keputusan ini berat sebelah karena dalam keputusannya tidak mencantumkan pembelaan Sitty Hikmawatty.

Apalagi, salah satu narasumber yang dimintai pendapat oleh Dewan Etik KPAI menyebutkan tidak ada kode etik di lembaga KPAI.

“Ada kecerobohan karena tidak ada rujukan dalam keputusan tersebut,” kata Adriana Venny, Selasa (28/4/2020).

Sementara itu, pegiat Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Reza Indragiri Amriel mempertanyakan konsistensi lembaga KPAI dalam menyikapi kekeliruan yang dilakukan komisionernya.

“Pada November 2017, seorang komisioner KPAI lain, mengeluarkan rilis yang mengecam kekerasan dalam video yang viral dengan menyebutkan identitas pelaku, identitas sekolah, dan nama wilayah,” katanya.

Ternyata identitas yang disebutkan itu salah. Menurut Reza, kekeliruan yang terjadi itu hampir mirip dengan kekeliruan yang dilakukan Hikma.

“Saya tidak pro dan kontra dengan komisioner mana pun, tetapi saya melihat konsistensinya. Mengapa penyikapan serupa terhadap Hikma tidak dilakukan pada komisioner yang melakukan kekeliruan pada November 2017?” katanya.(Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close