Nasional

Pembom Gereja di Surabaya, Saksi: Mereka Biasa Saja

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Siapa sebenarnya pasangan suami istri (pasutri) Dita Oepriarto (47) dan Puji Kuswati (43), pelaku pemboman di 3 gereja Surabaya dan menewaskan 14 orang itu?

Tidak banyak yang tahu. Namun warga dan tetangga menilai pasutri itu sama seperti pasutri lainnya. Dita merupakan pemilik distributor herbal.

“Tak ada yang mencurigakan. Sehari-hari, mereka beraktivitas biasa,” kata salah satu tetangga Dita, Unjung Susilo, yang tinggal di Perumahan Wisma Indah, Blok J, Wonorejo Asri, Rungkut, Surabaya. Sementara Dita dan istri serta 4 anaknya tinggal di Blok K/22.

“Dari cara berpakaiannya biasa, tidak ada yang mencurigakan. Kalau ada tamu, dia (Dita) selalu menemui di teras atau di dalam tapi pintu tetap terbuka,” kata Unjung, Minggu (13/5/2018).

Unjung berada di rumah Dita saat polisi datang melakukan penggeledahan. Dari rumah tersebut, polisi menemukan 4 bom di kamar depan. Bahan berbahaya itu kemudian diledakkan.

Unjung mengaku, “Terakhir saya ketemu kemarin, pulang dari musala. Dan beliau selalu menyapa, setelah itu tak berbicara banyak. Tapi selalu menyapa.”

Istri Dita, Puji, dikenal jarang ke luar rumah. Namun demikian, dia dikenal warga dengan baik. Anak-anaknya sering bersepeda di kompleks.

Bahkan kedua anak laki-laki mereka yang juga tewas sebagai pomber itu, sama seperti remaja lainnya yang juga menyukai permainan game online.

Namun siapa menyangka,Dita dan istri mengajak anak-anaknya beraksi di 3 gereja. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close