Kriminal

Pembangkang Raja Keraton Sejagat Dicap Teroris

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo membuat geger khalayak dalam sepekan terakhir. Kerajaan dadakan itu ternyata dipastikan fiktif oleh Polda Jateng.

Polda Jateng menangkap Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santosa dan permaisurinya Fanni Aminadia sebagai tersangka penipuan. Mereka memperdaya pengikutnya yang mencapai 400 orang itu dengan iming-iming kehidupan yang lebih baik.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amleza Dahniel mengatakan Toto mulai mendeklarasikan kerajaan fiktifnya pada 9 Desember 2019. Cara Toto meyakinkan pengikutnya adalah dia mengaku mendapat wangsit dan mengklaim keturunan trah Kerajaan Mataram.

“Dengan berbekal menyebarkan keyakinan akan sebuah paham, bahwa para pengikut akan terbebas dari malapetaka dan bencana, dan terjadi perubahan kehidupan yang lebih baik,” kata Rycko, Rabu (15/1/2020).

“Dan sebaliknya, kalau tidak mengikuti dan tidak mengakui bagian dari kerajaan akan mendapat berbagai bencana,” imbuhnya.

Rycko juga mengatakan Toto ini bahkan tak segan memberikan cap teroris kepada pengikutnya yang membangkang.

“Dianggap sebagai teroris ke pengikutnya yang tidak mau tunduk dianggap sebagai pembangkang,” ujar dia.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan ada 450 orang yang menjadi pengikut Toto. Mereka semua tersebar di sejumlah daerah.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close