Nasional

Pembakaran Bendera HTI karena Ada Provokasi di Hari Santri

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua GP Ansor Jawa Barat Deni Haedar menegaskan jika dalam merayakan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Garut, pada 21 Oktober 2018 sudah sepakat seluruh yang hadir dilarang membawa atribut bendera apapun. Kecuali Merah Putih.

Tapi, tiba-tiba muncul seseorang yang memprovokasi membawa bendera HTI. Sehingga terjadi insiden pembakaran bendera HTI tersebut.

Demikian keterangan pers yang disampaikan Ketua PW GP Ansor Jawa Barat, Deni Haedar, Senin (22/10) malam.

Kronologi peristiwa pembakaran tersebut adalah:

1. Pemerintahan yang diwakili oleh camat, Kapolsek, Danramil, dan tokoh masyarakat BL Limbangan telah sepakat, pada pelaksanaan upacara memperingati hari HSN, tidak boleh membawa bendera apapun pada saat pelaksanaan upacara, selain Bendera Merah Putih sebagai lambang negara Indonesia.

2. Tapi, pada saat pelaksanaan upacara, tiba-tiba ada salah seorang dengan mengacungkan bendera HTI ormas yang telah dibubarkan pemerintah itu. Bahkan ternyata, kejadian pengacungan bendera tersebut bukan hanya di Bl. Limbangan tapi dilakukan juga oleh seseorang di alun-alun Garut dengan waktu dan kegiatan yang sama.

3. Pada saat upacara peringatan HSN di Bl. Limbangan secara spontan salah satu anggota Banser limbangan mengamankan pelaku yang mengibarkan bendera simbol ormas terlarang dan mengklarifikasi pelaku yang tidak membawa identitas apapun (KTP,SIM dll).

Berdasar pengakuan, pelaku merupakan orang Kec.Cibatu. yang sudah berniat melakukan dengan sengaja mengacungkan bendera bersimbolkan ormas terlarang tersebut.

Pelaku yang mengenakan ransel mengaku disuruh oleh salah satu ormas, untuk ditugaskan ke Tasikmalaya dan sebelumnya singgah di alun-alun BL.Limbangan untuk mengecek ramai atau tidaknya acara HSN di Limbangan.

Ternyata karena acara di BL.Limbangan sangat ramai, akhirnya pelaku melakukan niatnya di acara Upacara Peringatan HSN tersebut.

4. Berdasarkan penjelasan/keterangan dari pelaku, anggota Banser yang saat itu di tempat kejadian merasa kesal, maka terjadilah insiden pembakaran. (MU)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close