Terorisme

Pelaku Penyanderaan di Supermarket Perancis Ditembak Mati

PARIS, SENAYANPOST.com – Aksi terorisme kembali terjadi di Perancis. Polisi Perancis akhirnya menembak mati seorang pria yang menyandera sejumlah orang di sebuah supermarket di negeri itu.

Pria tersebut menyerbu supermarket Super U di kota Trebes, Jumat (23/3/2018), melepaskan tembakan dan menyandera sejumlah orang. Insiden itu menewaskan tiga orang dan melukai dua orang sandera lainnya. Dalam proses pembebasan sandera, seorang petugas kepolisian terluka kata seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya.

Sebelumnya seorang pria bersenjata yang mengaku sebagai pengikut ISIS menyerbu supermarket di kota kecil berpenduduk sekitar 5.000 orang tersebut. Setelah melepaskan tembakan, pria itu kemudian menyandera sejumlah orang di dalam supermarket. Polisi menduga pelaku adalah seorang warga Maroko berusia 30 tahun yang berhasil diidentifikasi setelah petugas melacak nomor registrasi mobil milik pria itu.

Dilaporkan juga, pria bersenjata itu telah membajak sebuah mobil dan menembaki polisi yang sedang melakukan joging di sebuah kota dalam tempo 15 menit. Pelaku memukul seorang perwira polisi di bahunya.

Seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan kepada France 24 bahwa seorang perwira militer Perancis menjadi sandera di supermarket.

Menteri Dalam Negeri Gerard Collomb mengatakan pria bersenjata itu ditembak mati setelah polisi melancarkan serangan di supermarket.

Menurut laporan BFM TV, pelaku sebelumnya menuntut pembebasan penyerang Paris, Salah Abdeslam. Salah Abdeslam, warga Maroko-Belgia, adalah tersangka utama yang masih hidup dalam serangan di Paris yang menewaskan 130 orang beberapa waktu yang lalu.

“Semuanya menuntun kita untuk percaya itu adalah serangan teror,” kata Presiden Prancis Emmanual Macron.

Kejaksaan Prancis juga mengumumkan bahwa petugas menyatakan aksi penyanderaan sebagai insiden teror.

Perdana Menteri Edouard Philippe juga berpendapat senada.”Semua informasi tampaknya menjadi aksi teroris,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close