Hukum

Pelaku Penembakan Tetangga Diserahkan ke RSJ

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Polisi menyerahkan Robert Panggabean (35) ke rumah sakit jiwa Provinsi Lampung. Robert, warga Jalan Basuki Rahmat, Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan merupakan Pelaku penembakan terhadap dua orang tetangganya sendiri dengan senapan angin.

Kedua tetangga yang menjadi korban penembakan Robert, masing-masing Maryani Purba (60), warga Jalan Basuki Rahmat, Gang Gulak Galik, Sumur Putri, Telukbetung Utara; dan David Riki Fahrijal (35), warga Jalan Pangeran Emir M Noor, Gang H Ahmad, Sumur Putri, Telukbetung Utara.

“Hari ini kita bawa dia ke RSJ untuk dicek,” ujar Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono, di Bandarlampung, Jumat (13/9/2018).

Ia mengatakan, walau pelaku sudah punya track record gangguan jiwa sejak 1999 dan ada kartu kuning tapi masih dikaji lagi dan pelaku dibawa ke RSJ.

Hal tersebut untuk mengetahui apakah pelaku yang menembak tetangganya sendiri dengan senapan angin itu benar-benar mengalami gangguan jiwa.

Menurutnya, dari hasil kejiwaan atau visum Et Repertum nantinya akan dijadikan penyidik, untuk mengambil tindakan dilanjutkan penyidikan atau dihentikan jika pelaku terbukti mengalami gangguan jiwa.

“Biasanya, hasil visum itu keluar 1 minggu,” katanya.

Untuk memastikan pelaku dapat dijerat pidana atau tidak, pihak Satreskrim Polresta Bandarlampung dengan Polsek TanjungKarang Barat akan menggelar perkara terlebih dahulu. Kemudian selanjutnya, dengan mengirimkan korban untuk dilaksanakan visum et repertum kejiawaannya di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung.

“Kita nanti koordinasi dengan RSJ, apakah pelaku memang mengalami gangguan jiwa atau tidak. Itu jadi dasar kita,” ujarnya.

Kendati belum ditetapkan sebagai tersangka karena butuh pernyataan dari RSJ, namun pelaku diancam dengan pasal 351 KUHP ayat (2), yakni Penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Sebelumnya, Roy Ridho Raja Gug Guk, putra Maryani Purba mengungkapkan, Robert awalnya datang ke rumahnya membawa senapan angin, Rabu (12/9/2018) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Tanpa sebab, Robert lantas menembak berulang kali ke arah udara. “Dia datang bawa senapan. Tiba-tiba, nembak-nembak ke atas. Ibu saya negur dia, tapi dia langsung nembak ibu, kena paha kanan,” tutur Roy di rumahnya, Rabu siang.

Roy tidak mengetahui penyebab Robert mendatangi rumahnya, kemudian menembak ibunya. Usai kejadian, ia membawa ibunya ke Rumah Sakit Umum Daerah A Dadi Tjokro Dipo. Sementara kakak kandungnya, Julius, melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Telukbetung Selatan.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close