Politik

PDIP Sebut Reshuffle Usai Pilkada 2020

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Jokowi disebut serius merombak Kabinet Indonesia Maju usai pesta demokrasi pada Desember 2020.

Reshuffle ini buntut kekesalan Jokowi yang menyidir menterinya menjalankan work form home (WFH) seperti liburan.

“Analisis reshuffle dilaksanakan setelah pilkada (pemilihan kepala daerah) serentak karena Pak Jokowi itu enggak senang ribut-ribut,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wiryanto di Kompleks Parlemen, Kamis (9/7/2020).


Dia menambahkan, Jokowi tak ingin mengambil keputusan yang berujung polemik di tengah masyarakat. Hal tersebut akan menghambat kinerja para pembantunya.

Bambang menekankan modal awal yang harus dimiliki menteri di bawah Jokowi yakni kesehatan. Menteri harus mengerti kemauan Jokowi tetap produktif di tengah pandemi virus korona (covid-19).

“Jadi kalau Pak Jokowi kemudian terhadap kinerja para menterinya nyentil ya wajar, kan dia yang jadiin (menteri).’Belum sesuai harapanku,’ misalnya,” tutur Bambang.

Jokowi kembali mengungkapkan kekesalannya kepada menteri. Kepala Negara menginstruksikan jajarannya bekerja keras melawan krisis akibat pandemi korona.

“Jangan sampai tiga bulan yang lalu kita menyampaikan bekerja dari rumah, work form home. Yang saya lihat ini kayak cuti malahan,” kata Jokowi dalam video rapat terbatas yang diunggah Rabu, 8 Juli 2020.

Presiden menyesalkan kinerja para menteri yang terkesan biasa-biasa saja. Dia menekankan pejabat di Kabinet Indonesia Maju bekerja keras di tengah pandemi.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close