Politik

PDIP Minta Pimpinan KPK Memahami Tugas Ketua DPR

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) KPK harus mengerti etika kelembagaan negara karena pimpinan KPK adalah unsur penanggung jawab utama yang mengepalai institusi/lembaga KPK.

Pemanggilan pemeriksaan saksi terhadap Ketua DPR Bambang Soesatyo saat ini menjabat sebagai pimpinan DPR seharusnya disampaikan langsung oleh pimpinan KPK dan bukan dengan surat-menyurat selevel juru bicara KPK.

“Apalagi pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh juru bicara KPK sungguh tidak memahami tugas-tugas kelembagaan DPR yang sedang dilaksanakan oleh Bamsoet sebagai Ketua DPR,” kata anggota Komisi III DPR FPDIP Masinton Pasaribu di Kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Senin (4/6/2018).

Ketidakhadiran Ketua DPR untuk memenuhi panggilan KPK dikarenakan Ketua DPR harus memenuhi kegiatan kelembagaan DPR yang sudah terjadwal sejak jauh hari.

“Dan, seharusnya bisa dipahami oleh KPK dan tidak menjadikannya sebagai polemik opini seperti yang disampaikan oleh juru bicara KPK ke media massa dengan tudingan opini Ketua DPR tidak taat hokum,” jelas Masinton.

Dalam KUHAP kata Masinton, jelas diatur mekanisme pemanggilan terhadap saksi, ada panggilan pertama, kedua dan ketiga hingga upaya pemanggilan paksa. KPK berpedoman saja pada mekanisme KUHAP bukan bermain opini yang mendiskreditkan Ketua DPR.

“Pimpinan KPK harus menertibkan personil institusinya agar tidak liar, menjaga tertib hukum dan kondusif,” ujar Masinton. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close