Nasional

PBNU: Wayang Merupakan Seni Penuh Nilai Filosofi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj menyatakan wayang sebagai seni yang penuh nilai filosofi.

Karena itu, NU merayakan hari lahir (harlah) ke-95 dengan menggelar pentas wayang kulit di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu (7/4/2018) malam.

“Wayang khasanah yang syarat nilai, kontennya filsafat kehidupan,” kata Said saat tausiyah kebangsaan di Peringatan Harlah ke-95 PBNU.

Ia menambahkan, tidak menggunakan premis-premis rasional, tapi perumpamaan. “Hal ini sering dipakai dalam Alquran,” katanya.

Said juga menyampaikan wayang pernah digunakan Wali Songo sebagai medium dalam menyebarkan Islam di seluruh penjuru Pulau Jawa.

Dia menyebut penggunaan wayang dalam berdakwah menjadi salah satu cikal bakal Islam Nusantara, ajaran yang dipegang teguh NU.

“Oleh Sunan Kalijaga bahkan diisi nilai ajaran Islam. Ini Islam Nusantara, Islam yang menjadikan budaya sebagai infrastruktur agama. Agama berlandaskan kebudayaan,” tutur Said.

Acara malam ini merupakan peringatan harlah NU berdasarkan penanggalan Hijriah. Sebelumnya, pada 31 Januari 2018, NU menggelar harlah ke-92 berdasarkan penanggalan Masehi. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close