NasionalPolitik

PBNU dan Imam Besar Al-Azhar Tolak Agama Jadi Alat Politik

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Grand Syeikh Al-Azhar, Prof Dr Ahmad Muhammad Ath-Thayyeb menyambangi Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (2/4). Diterima Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Ath-Thayyeb menyampaikan sejumlah hal, salah satunya menolak agama dijadikan sebagai alat politik.

“Beliau menjawab itu, semua harus dihilangkan dan harus kita lawan, jangan sampai agama jadi politik sesaat,” kata Saiq menirukan ucapan Ath-Thayyeb.

Ath-Thayyeb menjadi salah satu pembicara diskusi mengenai Islam Nusantara. Dia bersama Said Aqil menjadi pembicara dalam forum bertema ‘Islam Nusantara untuk Perdamaian Dunia’.

Saiq juga menuturkan, Ath-Thayyeb mempunyai pandangan umat Islam yang perang dengan sesama merupakan hal kebodohan. Sehingga peperangan harus dihindarkan.

“Beliau menjawab karena kebodohan,” ucapnya.

Selain itu, Said mengatakan tujuan kedatangan Imam Besar Al-Azhar ke Indonesia untuk mempersatukan umat Islam. Ath-Thayyeb disebut menolak radikalisme dan teroris.

“Beliau datang ke Indonesia untuk memperat Islam, Islam yang moderat, anti-radikalisme dan teroris. NU selalu keras bersuara anti-radikalisme, Islam moderat dan anti-terorisme,” paparnya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close