Kriminal

Pasca Bentrok, 15 Anggota & Pemimpin Kelompok Bersenjata Aceh Masih Buron

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sebanyak 15 orang anggota berikut pimpinan kelompok bersenjata di Aceh yang terlibat bentrok dengan aparat kepolisian masih buron.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal, belasan orang bersenjata itu terlibat baku tembak dengan polisi di kawasan Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Sebelumnya sempat diinformasikan bahwa 4 anggota kelompok tersebut tewas ditembak anggota kepolisian. Sementara 1 lainnya kritis.

“Mungkin bisa tinggal 10 atau 15 (orang) lagi, berikut pemimpinnya, Abu Razak,” kata Iqbal di kantor Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/9/2019).

Iqbal menyatakan, Abdul Razak dan anggotanya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ia mengklaim, kelompok Abdul Razak kerap melakukan perampokan disertai kekerasan.

“Ini sedang didalami mudah-mudahan yang kritis, sehat, jadi kami bisa mendalami untuk buka tersangka lain,” kata dia.

Untuk diketahui, empat anggota kelompok bersenjata tewas dalam insiden baku tembak dengan polisi di kawasan Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kamis (19/9/2019).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Aceh Kombes Agus Sarjito mengatakan, kontak tembak terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata itu diduga terkait dengan kasus di Bireuen. Kelompok ini diduga memeras dan mengancam menggunakan senjata api,” kata Agus.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close