Ekonomi

Pasar Pesimistis Kesepakatan Dagang, Rupiah Lanjut Melemah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Nilai tukar rupiah diprediksi masih melanjutkan pelemahannya pada perdagangan Rabu (20/11/2019) di kisaran level Rp14.062 per dolar AS hingga Rp14.115 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa kabar China yang merasa pesimistis untuk menyetujui kesepakatan tahap pertama dengan AS, menunjukkan masih terdapat risiko besar bagi pertumbuhan ekonomi global dan perkembangan perdagangan kedua negara tersebut tetap sulit dipahami.

Seperti dikutip bisnis.com, Ibrahim juga mengatakan pasar terus mengamati perkembangan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell, di tengah kritik berulang Donald Trump untuk The Fed yang dinilai belum cukup menurunkan suku bunga.

Dari dalam negeri, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang memangkas bunga penjaminan sebesar 25 bps menjadi 6,25 persen untuk simpanan rupiah di bank umum juga telah menjadi sentimen penggerak mata uang rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Selasa (19/11/2019) di level Rp14.091 per dolar AS, melemah tipis 0,085 persen atau 12 poin. Namun, sepanjang tahun berjalan masih bergerak menguat 2,12 persen. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close