Politik

Partai ke-20 Peserta Pemilu 2019, Sekjen PKPI: Menguntungkan Kami

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Imam Anshori Saleh, mengatakan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta telah memberikan keputusan yang tepat dengan mengabulkan gugatan partainya. Putusan PTUN yang mengabulkan gugatan PKPI membuat partai itu bisa menjadi peserta Pemilu 2019.

“Kami lega perjuangan panjang berakhir dalam perkara ini,” kata Imam, Rabu (11/4/2018).

BACA JUGA: PTUN Kabulkan Gugatan PKPI sebagai Peserta Pemilu 2019

Sebelumnya, PKPI dinyatakan tidak bisa berlaga dalam pemilu 2019. PKPI sudah lolos verifikasi administratif. Namun KPU menilai, PKPI tidak memenuhi syarat verifikasi faktual di 73 kabupaten atau kota di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Papua. Verifikasi faktual diwajibkan beberapa waktu setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Selain itu PTUN menilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga dianggap tidak cermat sehingga membatalkan gugatan PKPI dalam sidang ajudikasi sehingga menyatakan PKPI dinyatakan tidak lolos verifikasi.

BACA JUGA: Hendropriyono Sujud Syukur PKPI Lolos Jadi Peserta Pemilu 2019

Namun, hakim PTUN menyatakan bahwa putusan MK tidak bisa berlaku surut. “Sehingga PKPI harus tetap dianggap lolos.”

PKPI, kata Imam, menjadi partai kedua setelah Partai Bulan Bintang yang memenangkan gugatan. Namun, gugatan PBB, dikabulkan Bawaslu dalam sidang ajudikasi.

BACA JUGA: PKPI Menangkan Gugatan di PTUN, KPU Harus Terbitkan Surat Lolos

Dengan dikabulkannya gugatan ini, PKPI akan menjadi peserta ke-20 pemilihan presiden 2019. Hal ini dianggap Imam menguntungkan partainya.

“Nomor terakhir berada di pojok kanan bawah, yang mudah terlihat pemilih,” tandas Imam.

BACA JUGA: PKPI Lolos sebagai Peserta Pemilu 2019, Ini Pertimbangan PTUN

KOMENTAR
Tags
Show More
Close