Lintas Daerah

Panwaslu Kota Yogyakarta Temukan 1.019 Data Pemilih Ganda

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Panwaslu Kota Yogyakarta menemukan 1.019 data pemilih ganda yang muncul dalam DPS (Daftar Pemilih Sementara) Pemilu 2019 yang diterbitkan KPU Kota Yogyakarta.

Ketua Panwaslu Kota Yogyakarta, Iwan Ferdian, Jumat di Yogyakarta mengatakan, data pemilih ganda itu muncul saat Panwaslu melakukan penelitian melalui soft copy DPS dari KPU Kota Yogyakarta.

Jumlah pemilih di Kota Yogyakarta yang ditetapkan dalam DPS tercatat sebanyak 300.863 pemilih yang terdiri dari 144.179 pemilih laki-laki dan 156.684 pemilih perempuan. “Data ganda itu jika teridentifikasi terjadi kesamaan tiga unsur, yakni, nomor induk kependudukan, nama dan tempat/tanggal lahir,” katanya.

Data bermasalah lainnya yang ditemukan adalah data pemilih tanpa NIK (Nomor Induk Kependudukan) sebanyak 10 orang, anggota TNI/Polri yang masih aktif tercatat 103 orang dan seorang diantaranya sudah meninggal dunia namun tetap dicantumkan, 49 pemilih yang tidak jelas identitasnya, empat orang yang berusia di bawah 17 tahun dan data lainnya yang juga bermasalah yang dikategorikan sebagai pemilih tidak jelas.

“Pemilih tidak jelas identitasnya apabila data pemilih dinilai meragukan dan setelah di cek ke lapangan tidak ditemukan pemilih tersebut. Ini yang kami kategorikan sebagai pemilih yang tidak jelas,” katanya.

Ia menambahkan, Panwaslu juga menemukan pemilih tidak sesuai domisili dan pemilih belum memiliki KTP elektronik namun terdaftar sebagai pemilih. “Kami masih lakukan pengecekan di lapangan,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close