Internasional

Pangeran Saudi Diam-diam Gulingkan Kursi Raja Salman

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pangeran Arab Saudi Khalid bin Farhan menyerukan para pangeran di Kerajaan Saudi melakukan kudeta terhadap Raja Salman bin Abdul Aziz dan mencegah kepemimpinan Pangeran Muhammad bin Salman.

Pernyataan kudeta ini disampaikan oleh Khaled bin Farhan, yang sudah mendapat suaka politik di Jerman. Alasannya, kudeta ini demi menyelamatkan kerajaan dari tindakan ‘irasional, tak terduga, dan bodoh’.

Berikut beberapa seruan Pangeran Khalid untuk menggulingkan Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman:

1. Pangeran Khalid minta bantuan pada sanak saudara

Untuk melancarkan upaya kudeta ini, Pangeran Khalid langsung memanggil Pangeran Ahmed bin Abdul Aziz dan Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz untuk melakukan kudeta tersebut.

Pangeran Khalid meminta kedua saudaranya itu untuk menggunakan pengaruh mereka dan tentu saja bantuan militer untuk mewujudkan kudeta istana.

2. Suara tembakan dari dalam istana

Pertama kali seruan kudeta muncul dari suara tembakan dari arah Kerajaan Saudi, Sabtu (21/4). Rentetan tembakan yang terdengar di luar istana raja Ouja di Riyadh. Beberapa sumber mengklaim bahwa insiden pada 21 April adalah bagian dari kudeta yang dipimpin oleh bangsawan Saudi yang menentang Raja Salman.

Sementara laporan lain menunjukkan bahwa penembakan terjadi karena penjaga istana menembak sebuah pesawat tak berawak kecil yang mendekati kediaman Salman. Namun blogger Saudi yang tidak disebutkan namanya, Mujtahidd, mengatakan bahwa istana diserang oleh senjata berat yang dipasang pada dua SUV, di mana enam staf keamanan dan dua penyerang tewas.

3. Menurut Pangeran Khalid, militer pun ikut membantunya

Pangeran Khalid mengaku mendapatkan banyak email dari militer yang mendukungnya melakukan kudeta. “Saya menerima banyak email dari dalam polisi dan tentara untuk mendukung seruan saya.”

Dia merujuk pada upaya kudeta 21 April yang diduga terjadi di Riyadh sebagai contoh kesiapan untuk tindakan melawan ultra-kuat di kerajaan.

Dia juga memperdebatkan laporan bahwa pasukan keamanan mencoba menembak sebuah pesawat tak berawak selama insiden itu terjadi. Menurutnya, menghancurkan pesawat seperti itu tidak akan membutuhkan banyak waktu. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close