Internasional

Palestina Tak akan Biarkan Negara Manapun Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

RAMALLAH, SENAYANPOST.com – Palestina tak akan membiarkan negara manapun, terutama Amerika Serikat (AS) menginjakkan kakinya untuk memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem.

Ditegaskan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, pihaknya tak akan tinggal diam jika Presiden AS Donald Trump atau siapapun menyebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

“Pemerintah Palestina tidak akan membiarkan Presiden AS Donald Trump atau siapapun menyebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pemerintah Palestina akan melawan keputusan Trump dan tidak membiarkan negara mana pun memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, sampai masalah Palestina-Israel diselesaikan,” kata Abbas, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (22/4).

“Yerusalem Timur adalah tempat lahir dari ketiga agama Ibrahim, Islam, Kristen dan Yudaisme. Orang percaya dapat datang ke sini, berdoa dan bebas memenuhi kewajiban agama mereka. Kami selalu mengatakan bahwa Yerusalem Timur adalah Ibu Kota negara kita dan terbuka untuk semua agama,” sambungnya.

Abbas juga menyerukan orang-orang Arab dan Muslim untuk mengunjungi tanah-tanah Palestina yang diduduki, terutama Yerusalem.

Sebelumnya, Trump mengatakan ia menantikan waktu pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem bulan depan. Ia menyatakan hal itu dengan bersemangat di akun Twitter-nya, jelang pembukaan fasilitas sementara pada 14 Mei mendatang atau tepat tanggal Hari Kemerdekaan Israel ke-70.

Menandai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam postingannya, Trump berterima kasih kepada orang-orang Israel dan menyatakan AS memiliki tidak ada teman yang lebih baik (selain Israel) di mana saja. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close