Palestina Minta Bantuan Indonesia Redam Kekerasan Israel

Palestina Minta Bantuan Indonesia Redam Kekerasan Israel
Sejumlah warga terlibat bentrokan dengan polisi di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. (REUTERS)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Palestina secara resmi meminta pemerintah Indonesia ikut bertindak demi menyelesaikan aksi kekerasan yang pecah di Yerusalem.

Sejak akhir pekan lalu, warga Palestina bentrok dengan polisi Israel di Yerusalem. Kejadian tersebut menyebabkan ratusan lebih warga Palestina terluka.

Sebagai salah mitra dekat, Kedubes Palestina di Indonesia pada Senin (10/5/2021) mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi di Yerusalem. 

Di dalam pernyataan itu, Palestina yakin peran aktif warga dan pemerintah Indonesia bisa menghentikan kekerasan dan rencana Israel mengusir warga Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah di Yerusalem.

"Kami meminta Pemerintah Indonesia dan seluruh pendukung kemerdekaan Palestina di negara ini untuk mengintervensi dan mengaktifkan mekanisme hukum internasional dan hukum HAM internasional, untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas kekerasan terus menerus terhadap warga sipil Palestina dan jemaah Al-Aqsa," demikian keterangan Kedubes Palestina di Jakarta dikuti kumparan

"Komunitas internasional harus mengambil langkah yang diperlukan untuk menghentikan pelanggaran HAM dan kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel," sambung mereka.

Bentrokan di sekitar Masjid Al-Aqsa Yerusalem pecah sejak akhir pekan sampai Senin ini. Ratusan warga sipil Palestina mengalami luka-luka akibat kekerasan aparat Israel.

Bentrok Israel Palestina dipicu rencana Israel mengusir pengungsi Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah di Yerusalem. Sheikh Jarrah merupakan rumah bagi 2.800 pengungsi Palestina. Pengusiran itu dilakukan pemerintah Israel untuk membangun permukiman Yahudi di wilayah tersebut.

Apa yang terjadi di Yerusalem sudah menjadi perhatian khusus Presiden RI Joko Widodo. Lewat media sosial, Jokowi mengecam tindakan Palestina.

"Pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan penggunaan kekuatan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa tak bisa didiamkan," kata Jokowi dalam bahasa Inggris.

Ia pun meminta DK BB tidak tinggal diam. Indonesia dipastikan akan selalu mendukung perjuangan bangsa Palestina.
"Indonesia mengutuk tindakan itu dan mendesak DK PBB mengambil langkah terhadap kekerasan yang terus dilakukan Israel," kata Jokowi.

"Indonesia akan terus berdiri bersama warga Palestina," tegas Jokowi.