Hukum

Pakai Duit Jamaah, Bos First Travel Beli Apartemen Mewah untuk Kekasihnya

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali mengungkap fakta baru terkait kasus penipuan umrah yang menjerat tiga bos First Travel. Kali ini, yang cukup mengejutkan adalah adanya dugaan aliran dana untuk kekasih terdakwa, Kiki Hasibuan.

Ya, wanita berambut pendek itu disebut-sebut terlibat cinta sesama jenis, alis lesbi hingga membelikan apartemen mewah di kawasan Jakarta.

Dalam persidangan terungkap, apartemen mewah yang berada di kawasan Jalan Pesanggrahan No 88, Kembangan, Jakarta Barat itu dibeli terdakwa untuk seorang wanita bernama Esti Agustin senilai Rp450 juta.

“Uang pembelian apartemen itu di transfer langsung menggunakan rekening First Travel, kepada S. Agustin,” kata Sufari usai persidangan di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (28/3).

Terkait hal itu, JPU pun akhirnya memanggil pihak pengelola apartemen. Tadinya, ada sembilan saksi yang dipanggil, namun hanya dua yang bersedia datang. Mereka adalah Indar Sulistiyanto, vendor kain ihram dan Muhmmad Ismail, manager operasional apartemen Puri Park View.

Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel

“Pemeriksaan apartemen penting karena uang dari First Travel ini digunakan untuk membeli apartemen, senilai Rp450 juta. Ini kita ingin menunjukkan bahwa ada aliran dana yang tidak semestinya terkait tindak pidana pencucian uang,” kata Sufari.

Ditegaskan Sufari, di dalam berkas pemeriksaan pun tertulis bahwa apartemen itu atas nama Esti Agustin yang sengaja dibelikan oleh terdakwa Kiki Hasibuan. Namun, sayang, saat jaksa ingin mengejar keterangan Esti, wanita tersebut memilih mangkir dalam persidangan.

“Untuk Esti sudah kita panggil, dia pacarnya itu si Kiki Hasibuan (terdakwa). Apartemen ini dibeli oleh si Kiki untuk Esti, makanya pengelola apartemen kita panggilkan sebagai saksi. Yang bersangkutan (Esti) sudah kami panggil, tetapi dia pindah alamat, tidak ada yang tahu,” kata Sufari yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Depok tersebut.

Sementara, saat memberikan kesaksian, salah seorang Karyawan Puri Park View, Muhammad Ismail mengaku tidak mengetahui adanya transaksi pembelian unit apartemen atasnama salah seorang dari ketiga bos First Travel.

Hanya saja, dia membenarkan kalau Agustin adalah orang yang menempati apartemen.

“Kalau di blok itu diisi oleh atas nama S. Agustin,” kata Ismail saat memberikan keterangan Ismail mengaku lupa terkait detail pembelian apartemen.

“Saya lupa, intinya saya tidak mengenal para terdakwa, dan pemilik dalam daftar kami atas nama S. Agustin bukan atas nama ketiga terdakwa ini,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close