Pada KLB Gerindra, Jokowi: Krisis Ini Tidak Mudah Namun Harus Dihadapi

Pada KLB Gerindra, Jokowi: Krisis Ini Tidak Mudah Namun Harus Dihadapi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kader Partai Gerindra diajak untuk tidak menyerah dan berupaya agar pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2020 tidak jatuh ke jurang resesi.

Karena pemulihan pertumbuhan ekonomi di kuartal II yang tercatat minus 5,2 persen sangat bergantung pada perjuangan semua elemen masyarakat.

“Kita harus menyadari bahwa kemampuan kita untuk bertahan dan keluar dari krisis sangat tergantung pada perjuangan kita sendiri,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato secara daring di Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra, Sabtu (8/8/2020).

Jokowi menambahkan, pada kuartal II, kita sudah terkontraksi sangat banyak minus yakni 5,32 persen, tapi kita tidak boleh menyerah, kita harus berupaya agar di kuartal III kita bangkit, kita bisa reborn sehingga tidak jatuh ke jurang resesi.

Dia menerangkan bahwa pertumbuhan ekonomi sejumlah negara di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 telah mengalami kontraksi dalam.

Ia membeberkan, Perancis minus 19 persen, India minus 18,9 persen, Inggris minus 17,9 persen, Uni Eropa minus 14,4 persen, Singapura minus 12,6 persen, Jerman minus 11,7 persen, Amerika Serikat minus 9,5 persn, Korea Selatan minus 2,59 persen.

Bahkan, kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu, IMF memprediksi perekonomian dunia akan alami krisis keuangan terburuk sejak depresi besar di 1930.

Menurut Jokowi, ini merupakan situasi yang tidak mudah namun harus dihadapi dengan cara sendiri demi kepentingan nasional.

“Inilah situasi yang sedang kita hadapi hari ini, persoalan nyata di depan mata yang tidak gampang dan tidak mudah tapi sebagai bangsa pejuang kita harus mampu mengatasi persoalan kita sendiri dengan cara kita sendiri,” ucapnya.

Jokowi juga berkata bahwa krisis yang sedang dihadapi Indonesia memberikan banyak pelajaran berharga. Ia menambahkan Indonesia harus memanfaatkan momentum saat ini untuk melakukan transformasi untuk meninggalkan cara lama, membangkitkan kekuatan, serta melakukan lompatan kemajuan. (Jo)