Pabrik Pengolahan Sawit Disarankan Bersiap Hadapi 100 Persen SSCM Eropa

15:30
289
Program Magister Teknik Industri UII Elisa Kusrini saat memberikan keterangan, Jumat (19/5).

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Ekspor CPO (crude palm oil) Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2014 ekspor Indonesia mencapai 21,76 juta ton dan tahun berikutnya menjadi 26,40 juta ton atau meningkat 21 persen.

Dari total ekspor tersebut, kata peneliti Program Magister Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (UII) Elisa Kusrini, Jumat (19/5), ekspor CPO Indonesia ke Uni Eropa pada kurun yang sama juga mengalami kenaikan.

“Pada 2015, ekspor Indonesia ke Uni Eropa sebesar 4,23 juta ton naik 2,6 persen dari tahun sebelumnya, 2014,” katanya.

Namun, untuk terus masuk ke pasar Uni Eropa, jelasnya, Indonesia harus segera mempersiapkan diri karena mulai 2020, Uni Eropa akan menerapkan aturan kewajiban 100 persen sustainable supply chain (SSC) untuk seluruh produk berbasis kelapa sawit.

Ia menyebutkan, PPKS (Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit), merupakan bagian penting dari kegiatan SSC.

“Bahkan PPKS merupakan bagian yang dapat mewujudkan 100 persen SSC kelapa sawit,” jelasnya.

Ia kemudian menyarankan agar PPKS di Indonesia segera menyusun program menuju SSC melalui upaya meraih ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan bahkan RSPO (Roundtable Sustainable Palm Oil).

Comments

comments