Kriminal

Pabrik Miras Trobas di Hutan Pinus Digerebek

MALANG, SENAYANPOST.com – Belum seminggu menggerebek pabrik miras tropas di kebun kopi. Kini Polsek jajaran Polres Malang kembali menggrebek gudang pembuatan minuman keras jenis trobas.

Produsen trobas di Malang Selatan itu, Kamis (12/4/2018) digrebek Polsek Gedangan. Pabrik pembuatan miras tersebut berada di tengah hutan pohon pinus di Dusun Sumberpelus, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan.

Dari penggrebekan tersebut, selain mengamankan beberapa barang bukti, petugas juga menangkap pembuatnya. Yakni seorang ibu rumah tangga, Amini, 53 tahun, warga sekitar. Petugas menggrebek saat tersangka Amini, sedang membuat miras.

“Tersangka mengakui kalau alat pembuatan miras trobas itu miliknya. Apalagi saat kami amankan, dia juga sedang memproduksi,” ungkap Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono, Kamis (12/4/2018).

Barang bukti yang diamankan, dua dandang penyulingan miras jenis trobas. Dua buah wajan untuk proses memasak miras.

Dua jirigen ukuran 35 liter berisikan miras trobas. Dan 18 gentong plastik berisikan bahan baku campuran pembuat miras jenis trobas, seperti ketan putih, ragi dan air.

Menurut Nuryono, penggrebekan produsen miras trobas ini, berawal dari informasi masyarakat. Warga memberi laporan kalau di Hutan Pinus, Dusun Sumberpelus, Desa Sindurejo, Gedangan ada pembuatan miras trobas.

Karena terkait minuman keras ini, menjadi atensi Kapolri untuk diberantas, petugas pun langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Begitu informasi pembuatan miras jenis trobas itu benar, petugas langsung menggrebeknya. “Pengakuan tersangka, dia memproduksi miras trobas sejak tiga bulan lalu. Kami masih mendalami pengakuannya dengan melakukan pemeriksaan intensif,” beber Nuryono.

Dari pemeriksaan sore ini, Amini mengaku kalau miras trobas hasil produksinya diedarkan di wilayah Malang Selatan. Seperti Kecamatan Gedangan, Gondanglegi, Turen, Bantur dan Kecamatan Pagelaran.

“Yang bersangkutan masih kami mintai keterangan. Selanjutnya akan kami limpahkan ke Polres Malang, karena tersangkanya perempuan,” pungkas Nuryono. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close