Kriminal

Pabrik Miras Milik Seorang Nenek Digrebek Polisi 

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepolisian menggerebek salah seorang rumah warga berinisial TPN (65) di Jalan Sinyar Dua, RT 1 RW 12, Kelurahan Duripulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Rumah tersebut digerebek karena dijadikan tempat memproduksi Minuman Keras (Miras) jenis ciu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, yang memimpin langsung penggerebekan mengatakan, harga per botol miras ciu yang dijual oleh TPN berkisar Rp 25 ribu. Nantinya miras tersebut dijual dengan cara para konsumen mendatangi rumah sekaligus tempat membuat miras tersebut.

“Per hari 20 atau 30 botol. Untuk di produksi dan diedar. Harga Rp 18 ribu sampai Rp 25 ribu. Diambil dari sini tapi pemasarannya kurang jelas,” kata Roma usai melakukan penggerebekan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Sementara itu, Nenek yang memiliki tiga orang cucu ini mengaku sudah lima tahun memproduksi Miras Ciu tersebut. Dan produksi atau usaha ini dia lakukan karena meneruskan usaha suaminya.

“5 tahun produksi diajarin sama suami saya yang sudah meninggal. Dulu suaminya produksi juga,” ujar TPN.

Lalu, dirinya pun menyebut pendapatan dalam sebulan bisa mencapai Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Dan itu memang dia perjualbelikan dengan cara orang mendatangi rumahnya tersebut.

“Sebulan bisa dapet Rp 2 juta, untuk nafkahi 3 cucu. Dan untuk modal ini 1 liter Rp 55 ribu,” tandasnya.

Dalam penggerebekan ini, polisi telah menyita sejumlah barang bukti yakni 13 drum ciu yang sedang di fermentasi, sebuah dandang besar, 100 botol ukuran 600 milimeter, setengah toples ragi, sebuah derigen besar berisi 3/4 ciu siap konsumsi, sebuah derigen kecil berisi ciu siap konsumsi dan sebuah kompor.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 142 Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 ayat (1) Undang-undang Nomor 8 tahun 2009 tentang perlindungan konsumen.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close