Opick Rilis Mini Album di Hari Pertama Ramadhan

Opick Rilis Mini Album di Hari Pertama Ramadhan
Ilustrasi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Opick merilis album religi menjelang Ramadan 2021.Rutinitas Opick mengenalkan single dan album religi setiap menjelang Ramadan terus terjaga.

Opick dikenal rutin mengenalkan karya menjelang Ramadan, kecuali pada 2020.

Prinsip berkarya Opick begitu teguh dan tidak bisa diganggu gugat siapapun.

"Saya punya prinsip, terus berkarya meski kemungkinan hanya keluarga saja yang mendengarkan," kata Opick dilansir Tribunnes, Kamis (8/4/2021).

Sepanjang masa pandemi ini Opick sejatinya tetap produktif menciptakan banyak lagu religi.

Sudah ada lebih dari 40 lagu baru ciptaan Opick sejak pandemi datang dan menjadi wabah di Indonesia.

Namun dari puluhan lagu itu, Opick hanya memilih 6 lagu masuk dalam mini album Wahai Pemilik Jiwa produksi Nadahijrah dan Forte Records.

Mini album digital Wahai Pemilik Jiwa itu resmi dirilis Opick, Selasa (13/4/2021) ini.

Enam lagu itu berjudul Indahnya Ramadan, Jangan Tangisi, TanpaMu, Allahu Ya Karim, Sang Cahaya Kehidupan dan Wahai Pemilik Jiwa.

Lagu Indahnya Ramadan menceritakan nuansa kegembiraan menyambut indahnya bulan suci.

"Ramadan bisa dijadikan sebagai momentum untuk memupus kebencian, rasa amarah dan apapun yang mengganjal di hati," kata Opick.

Dikemas dengan musik medium upbeat, lagu Indahnya Ramadan terpilih menjadi lagu tema program acara Ramadan di SCTV di 2021.

Ini bukan pertama kalinya lagu Opick menjadi theme song acara Ramadan di televisi.

Dalam perjalanan bermusiknya, Opick menuliskan syair lagunya menjadi pengalaman spiritual yang subyektif baginya.

Meski begitu semua lirik lagunya bisa dinikmati secara universal.

Apalagi jika sudah menyangkut hubungan manusia dengan Sang Pencipta.

Sementara lagu Jangan Tangisi dan TanpaMu mengajak siapapun para sahabat Tombo Ati untuk menyandarkan semua urusan pada Tuhan.

Lewat mini album barunya itu, Opick semakin menegaskan dirinya sebagai penyanyi religi di Indonesia.

Mini album Wahai Pemilik Jiwa Opick digarap sejak ada pandemi Covid-19.

"Ketika ada pandemi, siapapun yang ada di dunia ini takut dengan Covid. Segala sesuatu yang kita banggakan bukan apa-apa tanpaMu, Allah," kata Opick.

Sejak ada pandemi, lanjut Opick, "TanpaMu aku hilang, jatuh dan rapuh."

Dari 6 lagu yang dipilihnya masuk dalam mini album, Opick telah menyiapkan 40-an lagu baru.

Opick bersama label kemudian memilih lagu yang masuk dalam mini album Wahai Pemilik Jiwa yang dirilis Ramadan tahun ini.

"Kami seleksi lagi lagu-lagunya yang terbaik untuk mini album hingga ada enam lagu yang masuk di album digital ini," kata Opick.

Selama pandemi, Opick terus berkarya dan justru semakin kreatif menciptakan lagu-lagu bertema religi.

"Saya harus tetap berkarya meski yang beli lagu saya hanya keluarga. Asalkan jangan berhenti berkarya," ujar Opick.

Apapun yang diminati pasar dan pecinta musik di Indonesia, Opick seolah tidak peduli.

Opick percaya bahwa rejeki ada dan sudah diatur Allah.

Meski sekarang mulai muncul banyak penyanyi religi pendatang baru, Opick tidak mempersoalkannya.

Sebaliknya, Opick justru senang jika ada lagu-lagu religi baru yang dinyanyikan penyanyi lain.

"Soal lagu saya ini mau laku berapa, bukan masalah. Kalau lagu saya nggak dilihat dan didengar orang, ya jangan kecil hati. Itu proses alam," ujarnya.

Bagi Opick, hal terpenting adalah kesungguhannya dalam berkarya.

"Karya itu bagi saya semuanya indah, seperti anak-anak buat saya," kata Opick yang bersyukur karyanya terus diapresiasi dan bertahan di industri musik.

Saat ini Opick telah memiliki 17 album religi dan 15 album solo, termasuk lagu bersama Adi Adrian KLa Project, Melly Goeslaw dan Rachel Amanda.

"Ada banyak perkembangan musik religi dan nggak mudah berkarya di industri musik religi. Ini juga menjadi ujian," kata Opick.