Opini

Operasi Plastik yang Bikin Panas Dingin

“Data percakapan whatsapp RS malam ini sudah berhasil diambil..”

Begitu pesan seorang teman. Ah, penasaran juga, “Ada yang menarik ?” Tanyaku iseng. Dia tidak menjawab, hanya melemparkan emoticon senyum penuh misteri.

Wah, bakalan ada yang panas dingin ini, pikirku nakal. Jika data percakapan berhasil dibongkar maka jejak asal mula kabar hoaks itu, apakah murni perbuatan sendiri atau ada campur tangan orang lain, akan terbongkar juga.

Dan ini bisa jadi bukti-bukti untuk memanggil yang terlibat menjadi saksi. RS sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya.

Yang pasti, nama FZ ada disana, begitu ceritanya. FZ sendiri ketika tahu RS jadi tersangka, langsung panik dan berusaha menjelaskan kepada publik bahwa peristiwa dengan kode “Operasi Plastik” itu bermula saat RS mengirim foto kepadanya.

Ini jelas membuat pengacara RS geram. Ada skenario untuk menimpakan semua kesalahan ke RS, dan bahayanya, hukuman untuk RS bisa sangat lama. “Lihat saja nanti,” Kata si pengacara. “Nanti semuanya akan terbongkar. Hape sudah ditangan polisi..”

Penangkapan RS dibandara adalah langkah cepat dan tepat polisi. RS jauh lebih berharga sebagai Justice Collaborator, atau seorang saksi yang juga pelaku dan mau bekerjasama dengan hukum, daripada hanya menjadi seorang tersangka.

Hape RS sekarang menjadi barang yang sangat berharga karena didalamnya tersimpan informasi rahasia. Itulah kenapa RS ingin dilarikan secepatnya ke luar negeri, ke tempat dimana tidak ada perjanjian ekstradisi. Untung polisi cepat beraksi, jika tidak, hilanglah barang bukti.

Kasus RS ini kemungkinan akan menjadi gempa politik. Ada selentingan, bahwa banyak yang terlibat disini atau bahasa kerennya, “Ini settingan..”. Hanya seberapa banyak yang terlibat langsung, ini yang coba polisi ungkapkan. Dan mereka tokoh-tokoh yang dikenal..

RS bola panas yang sekarang menjadi liar. Meski banyak yang cuci tangan, tapi bercak-bercak jejak masih banyak yang tertinggal.

Karena itulah mereka kompak memainkan skenario jika agenda tidak berhasil, yaitu “Bunuh karakter agen jika gagal dan posisikan diri sebagai korban. Dengan situasi itu, maka kita menarik simpati masyarakat dan jika diperkarakan kita akan lindungi diri dengan demo besar..”

FZ sendiri yang diawal tampak sebagai peran utama sudah mulai berteriak, “Saya polisikan jika ada yang mempolisikan saya nanti”.

Ini situasi yang mirip dengan situasi Setya Novanto, dimana pengacaranya menggertak untuk mempolisikan semua yang membuat meme tentangnya. Tanda kepanikan ialah membuat gertakan supaya terlihat tidak bersalah, dengan harapan orang berfikir dua kali untuk berhadapan dengannya.

Tapi polisi juga bukan institusi bodoh yang bisa digertak seperti itu. Mereka akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk membongkar kemungkinan jaringan ini. Sementara ini biarkan orang berteriak semaunya, toh jejak yang ada tidak akan bisa dibantah.

Percayalah, beberapa hari ke depan, ada beberapa orang yang sedang panas dingin. Satu orang sudah tidak datang ketika dipanggil, menunjukkan “ada sesuatu” disini..

Kita tunggu episode berikutnya sambil seruput secangkir kopi. Udara panas malam ini, tapi pasti di sana, di suatu tempat, ada yang sedang menggigil.

Ngeriii..

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close