Untuk pertama kalinya, Indonesia mendapat kesempatan untuk menjamu pemain kelas dunia di Jakarta.
Para pemain diharapkan belajar banyak dari pengalaman pertandingan ini.
Pertandingan ini juga akan menjadi patokan pengembangan Timnas Garuda.
Di lain kesempatan, Erick berambisi untuk menaikkan peringkat FIFA Indonesia untuk masuk ke 100 besar.
Baca Juga: Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Video Call Pembully Anaknya, Minta Buat Rekaman Permintaan Maaf
Tentu peningkatan kualitas pemain dan permainan menjadi tuntutan utama.
Indonesia harus bisa mengikuti tren sepak bola modern yang bergulir saat ini.
Terlebih lagi, klub-klub besar Indonesia mulai mempekerjakan pelatih-pelatih asal Eropa yang mengetahui perkembangan sepak bola modern.
Baca Juga: Opini: Gunung Agung, Ekonomi Buku, dan Peradaban Manusia
Sebut saja Bernardo Tavares di PSM Makassar, Luis Milla yang saat ini ada di Persib Bandung dan Thomas Doll yang menjadi pelatih Persija Jakarta.
Erick menegaskan bahwa para pemain Timnas Indonesia bisa belajar bagaimana mental pemain dengan timnas terbaik di dunia.
"Tak hanya untuk mendapat pengalaman bertanding level dunia, tapi juga menaikkan nyali, skill, dan strategi melawan tim yang secara kualitas levelnya ada di atas kita," ungkapnya.
Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu Take Two BTS dalam Bahasa Inggris, Pahami Artinya yuk ARMY!
Tidak hanya itu, kesempatan untuk bertanding melawan Argentina bukanlah hal yang sering terjadi.