SENAYANPOST - Lionel Messi sudah secara resmi meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) pada akhir musim ini, selama dua musim di PSG Lionel Messi berhasil meraih gelar Ligue 1 berturut-turut.
Namun perpisahan Lionel Messi di PSG ternyata mendapatkan protes dari suporter, di mata suporter Lionel Messi dianggap gagal lantaran belum menyumbangkan Piala Liga Champions.
Kepergian Lionel Messi dari PSG ternyata kabar baik bagi klub Liga Arab Al-Hilal, yang sudah menyiapkan dana hingga 522 juta poundsterling atau senilainRp9,7 triliun.
Jika Lionel Messi dan PSG sepakat, maka nilai transfer Lionel Messi ke Al-Hilal ini disebut akan memecahkan rekor transfer paling mahal dalam sejarah.
Baca Juga: Pelatih Timnas Argentina Ungkap Alasan Dirinya Bawa Skuad Piala Dunia termasuk Lionel Messi
Selain itu, Lionel Messi disebut-sebut akan menerima gaji per bulan sebesar € 33 juta atau setara Rp 532 miliar, artinya jika Lionel Messi digaji per hari maka setiap harinya Messi akan menerima uang Rp1,7 miliar.
Al Hilal tampaknya sangat berambisi memenangkan gelar Liga Arab Saudi. Musim ini, mereka cuma finis ketiga di kompetisi domestik yang baru belakangan menjadi sorotan karena kehadiran Cristiano Ronaldo.
Sementara itu, klub yang punya nilai sejarah bagi Lionel Messi yakni Barcelona tetap tertarik untuk memboyong Messi.
Memang tidak seperti Al-Hilal, Barcelona tidak menyebutkan secara jelas tawaran yang akan diberikan kepada Lionel Messi.
Menurut Xavi, pelatih Barcelona, dirinya secara personal telah meminta Joan Laporta, Presiden Barcelona untuk membawa Messi kembali ke Spanyol.
"Saya tidak ragu bahwa jika Messi kembali, dia akan membantu kami dalam apa yang ingin kami capai dengan sepak bola kami. Saya tidak ragu dan saya sudah mengatakan ini kepada presiden. Dia terus bertekad pesepakbola, dia masih lapar," bilang Xavi, dikutip dari Sport.
Lebih lanjut Xavi menjelaskan bahwa Lionel Messi masih punya potensi, Messi itu pemimpin di lapangan sehingga Messi masih akan banyak membantu, tapi pada akhirnya itu semua tergantung padanya.
"Messi memberi Anda bakat untuk bisa memainkan umpan terakhir, dia membuka pintu, mencetak gol. Di sepertiga akhir dia bisa memberikan perbedaan. Kami akan berbicara dengan dia dan perwakilannya. Saya pikir Leo lebih unggul. tangan, tidak diragukan lagi," bilang Xavi.