Sementara itu, netizen lainnya memberikan selamat pada Ganjar karena berhasil mencampuradukkan politik dan olahraga.
Baca Juga: Pemkot Bandung Ungkap Kesiapan Stadion GBLA Jadi Venue Piala Dunia U20
"Politik dicampur ke sepak bola, selamat pak Anda berhasil. Semoga jadi presiden di 2024 (presiden rumah tangga), salam waras," tulis akun @angga.al_fatih.
Sementara itu, pemerintah Indonesia terus melobi FIFA terkait hal ini.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.
"Masih ada pembicaraan. Saya rasa Pak Erick Thohir akan segera ke Zurich untuk konsultasi lebih lanjut dengan FIFA," kata Muhadjir pada 27 Maret 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Pihaknya baru menemui salah satu petinggi PSSI terkait masalah ini.
"Kemarin baru salah satu Wakil Ketua Umum PSSI yang ketemu, mudah-mudahan ada titik temu, paling tidak FIFA memahami posisi Indonesia dalam konteks ini," harapnya.
Baca Juga: Link Nonton dan Preview Vinland Saga Season 2 Episode 12 Sub Indo, Lengkap dengan Jam Tayang
Diketahui, ada dua provinsi yang menolak menjadi penyelenggara Piala Dunia U20, yaitu Bali dan Jawa Tengah atas kedatangan Timnas Israel.
"Jadi, ini bukan soal ditolak atau diprotes, bukan itu. Tapi ini berkaitan dengan konstitusi," jelasnya.***