olahraga

Adik Tirinya Valentino Rossi Tak Masalah Jika Harus Geber Motor Yamaha di MotoGP

Jumat, 10 Maret 2023 | 23:30 WIB
Luca Marini, rider Mooney VR46 Racing. (Instagram @vr46racingteam)

SENAYANPOST - Mooney VR46 Racing Team disinyalir akan pindah dari tim satelit Ducati, menjadi tim satelit Yamaha pada MotoGP musim 2025.

Jika memang masih berada di Mooney VR46 Racing Team, adik tiri Valentino Rossi yakni Luca Marini yang kini membela tim Mooney VR46 merasa tak keberatan jika harus ikut pindah.

Alasan Yamaha memburu VR46 sejatinya logis saja. Pasalnya, skuad ini merupakan tim balap milik Valentino Rossi, yang sampai saat ini masih merupakan ikon terbesar pabrikan Garpu Tala.

Selain itu, Yamaha juga merupakan suplier resmi berbagai perlengkapan latihan untuk VR46 Riders Academy di Tavullia, Italia.

Baca Juga: Intip Biaya yang Harus Dikeluarkan oleh Tim MotoGP ketika Pembalapnya Kecelakaan

Namun, Yamaha tak bisa langsung menggaet VR46. Pasalnya, VR46 terikat kontrak dengan Ducati sampai akhir 2024.

Dikutip dsri GPOne, Luca Marini mengaku tak merasa wajib setia pada satu pabrikan karena ia hanya menginginkan motor terbaik. Alhasil, jika VR46 pindah ke Yamaha, ia membuka peluang untuk ikut.

"Yamaha butuh tim baru, dan itu masalah besar bagi mereka. Dengan dua motor saja, semua jadi sulit. Menurut saya, pembalap tak merasa terikat dengan tim atau pabrikan. MotoGP adalah olahraga individual. Seorang rider bisa saja bekerja dengan banyak orang, tetapi ia selalu memikirkan dirinya sendiri," ungkap Marini.

"Contohnya saja, keputusan Vale berganti motor berkali-kali. Itu adalah salah satu hal yang membuatnya menjadi yang terhebat dalam sejarah. Pembalap bukanlah pegawai, pembalap adalah dirinya sendiri, dan ia bisa bekerja dengan siapa saja," ungkap pembalap berusia 25 tahun yang juga adik Rossi ini.

Di lain sisi, Marini juga tak menutup kemungkinan untuk membela tim selain VR46 pada 2024 nanti.

Kontraknya dengan tim tersebut akan habis akhir musim nanti, dan ia akan terbuka pada segala opsi meski merasa nyaman bersama VR46 dan Ducati. Yang jelas, ia hanya mau membela tim dengan proyek terbaik.

"Saya tak tahu rider lain yang punya kondisi yang sama dengan saya. Saya merasa oke di tempat saya berada sekarang. Saya tak mau memulai petualangan yang aneh-aneh. Pembalap pasti ingin bersenang-senang dan menang, karena itu satu-satunya cara punya karier panjang," ungkap runner up Moto2 2020 ini.

"Ada banyak pengorbanan yang harus kami lakukan. Tak satu pun pembalap mau berlaga hanya untuk finis ke-14 dan sekadar membawa pulang gaji. Kalau begitu, seharusnya saya jadi pemain sepak bola saja. Saya serius, motor adalah hal yang memberi saya banyak sensasi dan itulah yang saya cari," pungkas Marini.***

Tags

Terkini

Lirik Lagu H.E.R, Taeyong NCT

Rabu, 24 Desember 2025 | 06:10 WIB