Media asal Kanada tersebut juga menegaskan Herdman akan menjalani pekerjaan pertamanya sejak mengundurkan diri dari Toronto FC usai musim MLS 2024 lalu.
Tak hanya menangani tim senior, Herdman juga akan bertanggung jawab atas Timnas Indonesia U-23.
Tugas ini diberikan sebagai bagian dari rencana jangka panjang PSSI untuk mempercepat regenerasi pemain menuju tim utama.
"Peran barunya juga akan membuatnya bertanggung jawab atas program U-23 dengan tujuan mempercepat perkembangan pemain hingga ke tim senior," tulis Canadian Soccer Daily.
"Mengingat, Federasi Sepak Bola Indonesia berencana lolos ke Piala Dunia 2030 di Spanyol, Portugal, dan Maroko," tambahnya.
Berkaca dari hal itu, menarik untuk membandingkan gaji Herdman dengan besaran upah yang sebelumnya pernah diterima STY maupun Kluivert selama melatih Timnas Indonesia.
Upah STY: Rp1,9 Miliar per Bulan
Berdasarkan penelusuran, Mantan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan pernah mengungkapkan perkiraan gaji STY senilai Rp1,1 miliar per bulan.
Kala itu, STY mulai bertugas sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 2019 hingga akhirnya diberhentikan pada Juni 2024 lalu.
Selama melatih Tim Garuda, Eks pelatih tim nasional Korea Selatan itu bukan hanya bekerja untuk tim senior, tetapi juga U-19 dan U-23.
Gaji STY lalu mengalami kenaikan setelah sempat memperpanjang kontrak hingga 2027.
Pendapatan juru taktik asal Korsel tersebut, sempat menjadi Rp1,9 miliar per bulan.
Baca Juga: Tanggapan Menpora Erick Thohir Usai IOC Jatuhkan Sanksi ke Indonesia Akibat Tolak Atlet Israel
Bayaran Kluivert: Rp1,5 Miliar per Bulan