Kriminal

Oknum Polisi di Lampung DPO, Diduga Gelapkan Puluhan Mobil dan Terpapar Radikalisme

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Diduga terlibat penggelapan puluhan kendaraan dan dugaan terpapar radikalisme, Brigpol WKW oknum anggota polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Tanggamus, Provinsi Lampung, kini menjadi buron.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, membenarkan adanya salah satu oknum anggota polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Tanggamus yang bermasalah tersebut.

Pandra menegaskan, pihaknya masih dalam tahap penyelidikan terkait dugaan kasus yang melibatkan Brigpol WKW. “Bersangkutan (Brigpol WKW) saat ini masih dalam tahap penyidikan terkait perkara dugaan penggelapan kendaraan bermotor,” ujar Pandra, Rabu (11/9/2019).

Selain itu, kata dia, Polda Lampung juga sedang mendalami beberapa kasus lainnya yang diduga dilakukan Brigpol WKW. “Yang bersangkutan sendiri sampai saat ini juga tidak pernah masuk dinas,” katanya.

Pandra mengakui jika Brigpol WKW masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan sudah diterbitkan oleh Bidpropam. Namun, mengenai dugaan Brigpol WK terpapar paham radikalisme, Pandra belum bisa memberi penjelasan.

Sementara itu, pihak Polres Tanggamus juga membenarkan ada oknum anggotanya yang diduga terlibat perkara penggelapan mobil. Wakapolres Tanggamus, Kompol MN Yuliansyah mengatakan, oknum tersebut adalah Brigpol WKW alias Danang.

Brigpol WKW merupakan Bhabinkamtibmas di Pekon Unggak dan Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan yang berada di wilayah hukum Polsek Limau. Informasi tersebut berawal dari beredarnya pesan berantai di aplikasi WhatsApp.

Disebutkan bahwa Brigpol WKW alias Danang diburu polisi dalam kasus penggelapan 30 unit mobil. Ia juga disebut membawa senjata api dan terpapar radikalisme. Namun, Kompol MN Yuliansyah membantah jumlah mobil yang digelapkan Brigpol WKW mencapai 30 unit.

“Anggota tersebut kami cari dalam perkara dugaan penggelapan kendaraan bermodus rental. Namun, jumlahnya tidak sampai 30,” kata Yuliansyah, Rabu (11/9/2019).

Terkait senjata api yang dipegang Brigpol WKW, kata dia, saat ini sudah ditarik oleh Propam Polres Tanggamus. Dasar penarikan, karena Brigpol WKW tidak memperpanjang izin penggunaan senjata api ke Polres Tanggamus.

Mengenai paham radikalisme, menurut Yuliansyah, juga belum dapat dipastikan kebenarannya. Sebab, selama ini Brigpol WKW dalam kategori kondite baik. “Radikalisme belum dapat dipastikan kebenarannya,” imbuh Yuliansyah. (WS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close